TAPUT, METRODAILY – Pagelaran opera dan konser musik bertajuk "Tona Sian Huta" sukses menyedot perhatian masyarakat di Gedung Serbaguna Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, Sabtu (11/7/2026).
Mengusung perpaduan seni pertunjukan tradisional dan konsep panggung modern, acara ini diproyeksikan menjadi salah satu agenda budaya terbesar di kawasan Tapanuli sekaligus menjadi media promosi budaya Batak ke tingkat nasional hingga internasional.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif serta Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga.
Baca Juga: Ruas Sinaksak–Simpang Panei Mulai Berbayar, Tarif Terdekat Rp13.500-Rp27.000
Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Kementerian Pariwisata dan Kementerian Ekonomi Kreatif yang disambut Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan, Bupati Samosir Vandiko Timotius GultomBupati Humbang Hasundutan Oloan Paniaran Nababan, serta Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus.
Pagelaran ini merupakan inisiatif PARBI bersama RELASI yang menghadirkan opera Batak, konser musik, hingga berbagai atraksi budaya yang mengangkat nilai-nilai tradisi masyarakat Batak.
Melalui pertunjukan bertajuk "Tona Sian Huta", penonton diajak menyelami filosofi kehidupan masyarakat Batak melalui cerita yang sarat makna dan dipadukan dengan aransemen musik yang emosional sehingga menghadirkan pengalaman pertunjukan yang lebih hidup.
Baca Juga: Cabai Lokal Siboras Jadi Andalan Baru Simalungun, Produktif hingga Setahun
Dorong UMKM Lokal
Tidak hanya menampilkan pertunjukan seni, penyelenggara juga menghadirkan puluhan tenant UMKM yang menawarkan berbagai produk unggulan daerah, mulai dari kuliner khas Batak, kerajinan tangan, hingga kain tenun tradisional dari kawasan Tapanuli.
Kehadiran UMKM diharapkan mampu memperluas pasar produk lokal sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi kreatif daerah kepada para pengunjung.
Konser musik yang menjadi bagian dari rangkaian acara juga dirancang untuk menarik minat berbagai kalangan, baik generasi muda maupun pecinta seni tradisional.
Baca Juga: SETARA Institute Turun ke Siantar, Teliti Dampak Kota Toleran
Perpaduan musik modern dengan opera Batak menjadi strategi agar warisan budaya tetap diminati dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Sasar Diaspora Batak
Penyelenggara menargetkan diaspora Batak, baik yang berada di berbagai daerah di Indonesia maupun di luar negeri, sebagai salah satu sasaran utama kegiatan tersebut.
Melalui "Tona Sian Huta", diharapkan terbangun kembali ikatan emosional para perantau dengan kampung halaman, sekaligus memperkuat identitas budaya Batak di tengah masyarakat global.
Baca Juga: Siswi SMA Sultan Agung Siantar Raih Beasiswa Telkomsel, Lolos ke PTN
Selain menjadi ruang ekspresi seni, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pelestarian budaya di kawasan Danau Toba sebagai destinasi prioritas nasional. (net)
Editor : Editor Satu