MEDAN, METRODAILY– Sebanyak 237 anak dari Kabupaten Samosir dengan penuh semangat menampilkan keterampilan seni dan budaya Batak yang telah mereka pelajari selama sebulan terakhir.
Pertunjukan ini menjadi ajang kebanggaan, baik bagi anak-anak maupun orang tua mereka.
Acara yang berlangsung pada 22 Maret 2025 ini merupakan bagian dari program pelatihan seni gratis yang digagas oleh Sanggar Seni Lopo Hotel and Resort, bekerja sama dengan Batak Art Reborn.
Salah satu peserta, Yohana Sijabat, mengungkapkan kebahagiaannya bisa tampil untuk pertama kali di hadapan orang banyak setelah sebulan berlatih Tortor Cawan.
"Senang sekali! Apalagi melihat orang tua dan warga begitu antusias mendukung kami," kata Yohana.
Pelatihan seni ini diadakan setiap Minggu dan memberikan kesempatan bagi anak-anak Samosir untuk belajar berbagai aspek budaya Batak, termasuk manortor dan bermain alat musik tradisional.
General Manager Lopo Hotel and Resort, D Manalu, mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk menyiapkan generasi muda Samosir agar lebih mengenal dan mencintai warisan budaya mereka.
"Kami ingin melihat talenta-talenta luar biasa tumbuh dari Pulau Samosir. Semoga program ini terus berkembang dan semakin banyak anak yang ikut serta," ujar Manalu, Senin (24/3/2025).
Lebih dari sekadar pelatihan, Manalu berharap kegiatan ini dapat mendukung Samosir sebagai destinasi wisata budaya.
Rencananya, anak-anak yang telah berlatih akan diberi kesempatan tampil di berbagai acara untuk menarik wisatawan.
"Ke depan, kami akan terus mengembangkan program ini. Anak-anak tidak hanya berlatih, tetapi juga tampil di panggung yang lebih besar untuk memperkenalkan seni Batak kepada wisatawan," pungkasnya.
Dengan semakin banyaknya anak-anak yang belajar dan mencintai budaya sendiri, masa depan seni Batak di Samosir pun semakin terjaga. (Trc)
Editor : Editor Satu