Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Hari Ulos Nasional di Samosir, 360 Pelajar Pamer Tari & Musik Tradisional

Editor Satu • Senin, 27 Oktober 2025 | 12:35 WIB

 

Peserta mengenakan ulos Batak saat tampil dalam lomba musik dan tari tradisional pada perayaan Hari Ulos Nasional di Water Front Pangururan, Samosir.
Peserta mengenakan ulos Batak saat tampil dalam lomba musik dan tari tradisional pada perayaan Hari Ulos Nasional di Water Front Pangururan, Samosir.

Perayaan Hari Ulos Nasional di Kabupaten Samosir berlangsung meriah. Sebanyak 360 peserta tingkat SD dan SMP tampil dalam lomba musik dan tari tradisional di Water Front Pangururan, Kamis (24/10/2025). Acara disaksikan ribuan warga.

SAMOSIR, METRODAILY — Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Disdikpora menggelar perayaan Hari Ulos Nasional bertajuk “Merayakan Warisan, Menyatukan Generasi” dalam rangkaian Semarak Peradaban Batak.

Sebanyak 9 kontingen SD dan 9 kontingen SMP dari seluruh kecamatan di Kabupaten Samosir berpartisipasi dalam lomba musik dan tari kreasi tradisional. Acara dibuka oleh Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, dan dipadati ribuan pengunjung yang memadati kawasan Water Front Pangururan.

Dalam sambutannya, Wabup Ariston menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan seni budaya yang melibatkan generasi muda.

Baca Juga: Manchester United Libas Brighton 4-2 di Old Trafford

“Kita ingin anak-anak SD dan SMP tetap mencintai budaya warisan leluhur. Walau merantau, jangan pernah lupa identitas sebagai orang Batak dari Samosir, titik nol peradaban Batak,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa ulos bukan sekadar kain, tetapi simbol kasih sayang, kehangatan, dan ikatan dalam budaya Batak.

“Budaya adalah keindahan yang ditampilkan lewat seni dan perasaan. Pemerintah mendukung kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan terhadap seni dan budaya Batak,” tambahnya.

Baca Juga: Gol Maut Injury Time, Chelsea Dipermalukan Sunderland 1-2

Kegiatan ini juga turut dihadiri SAB Rudi SM. Siahaan, Ketua TP PKK Ny. Kennauli A. Sidauruk, Ketua LAB Pantas M. Sinaga, serta pimpinan OPD, MKKS, dan K3S Kabupaten Samosir.

Sekretaris Disdikpora Samosir, Ronal Sinaga, menyebut kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur sekaligus upaya menanamkan identitas budaya di tengah gempuran teknologi.

“Samosir memiliki 195 SD dan 34 SMP. Setiap kecamatan mengirim perwakilan sebagai wujud komitmen mempertahankan budaya Batak,” jelasnya.

Baca Juga: Munich Bantai Tim Kevin Diks 3-0, Terpuruk di Dasar Klasemen

Sementara itu, Ketua Panitia Eybarda Simbolon mengatakan kegiatan ini merupakan program rutin tahunan Disdikpora.

“Sebanyak 360 peserta ikut memeriahkan Hari Ulos Nasional. Ini wadah untuk menyalurkan bakat seni tradisional dan menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya,” katanya. (net)

Editor : Editor Satu
#lomba musik dan tari #Hari Ulos Nasional