Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Evaluasi Pilkada 2024: KPU Siantar dan Simalungun Rumuskan Perbaikan Pemilu

Editor Satu • Rabu, 19 Februari 2025 | 10:40 WIB

FGD Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di KPU Kabupaten Simalungun.
FGD Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di KPU Kabupaten Simalungun.

SIANTAR, METRODAILY - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pematangsiantar dan KPU Kabupaten Simalungun menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna mengevaluasi penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024.

Kegiatan ini bertujuan merumuskan langkah-langkah perbaikan untuk pemilu mendatang, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Ketua KPU Kota Pematangsiantar, Muhammad Isman Hutabarat, dalam sambutannya di Hotel Sapadia, Senin (17/2), menegaskan bahwa FGD menjadi wadah penting untuk menghimpun masukan dan saran dari berbagai elemen masyarakat.

“Evaluasi ini tidak hanya melihat aspek teknis penyelenggaraan, tetapi juga mencermati tantangan dan kelemahan yang muncul agar Pilkada mendatang lebih baik,” ujar Isman.

Dalam diskusi tersebut, berbagai pihak menyoroti perlunya peningkatan sinergi antar-lembaga dalam menertibkan alat peraga kampanye, serta pentingnya melibatkan relawan dalam sosialisasi agar jangkauan informasi lebih luas.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih yang sebelumnya mencapai 75,39 persen.

Ketua Bawaslu Pematangsiantar, Nanang Wahyudi Harahap, menekankan pentingnya pengawasan lebih ketat terhadap potensi pelanggaran seperti politik uang dan ketidaknetralan ASN.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pematangsiantar, Ali Akbar, menambahkan bahwa masyarakat harus dipermudah dalam melaporkan dugaan pelanggaran pemilu.

FGD serupa juga digelar KPU Kabupaten Simalungun di Aula KPU Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Pematang Raya. Ketua KPU Kabupaten Simalungun, Johan Septian Pradana, menegaskan bahwa evaluasi ini menjadi kunci dalam memperbaiki penyelenggaraan pemilu di masa depan.

“Kami berharap mendapat masukan dari Forkopimda, Bawaslu, dan media untuk memperbaiki penyelenggaraan pemilu,” kata Johan.

Diskusi ini mencakup empat aspek utama, yakni tahapan pemilu, aspek non-tahapan, kinerja penyelenggara, serta faktor eksternal. Komisioner KPU Kabupaten Simalungun, Eka Sri Nova Hasibuan dan Nico O. Aritonang, turut membagikan pengalaman mereka dalam menangani tantangan selama Pilkada 2024.

Sekretaris KPU Kabupaten Simalungun, Elmi Handayani Harahap, menegaskan bahwa hasil evaluasi ini akan menjadi dasar dalam menyusun rekomendasi untuk perbaikan ke depan. Sementara itu, perwakilan media, Edwin Saragih, mengapresiasi keterbukaan KPU dalam melibatkan pers, menandakan komitmen terhadap transparansi.

Dengan berbagai masukan yang diperoleh, KPU Kota Pematangsiantar dan KPU Kabupaten Simalungun berharap dapat menyempurnakan mekanisme penyelenggaraan pemilu demi terciptanya proses demokrasi yang lebih baik dan kredibel di masa mendatang. (int/rel)

Editor : Editor Satu
#Pilkada Serentak 2024 #KPU Siantar