Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Da'i Tapsel Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran

SAMMAN • Rabu, 31 Januari 2024 | 20:43 WIB
Rumah Sahabat Da
Rumah Sahabat Da

TAPSEL, METRODAILY-Puluhan Da'i dan tokoh agama di Kabupaten Tapanuli Selatan, mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo-Gibran, Rabu (31/1/2024) di salah satu gerai kopi di Jalan Kenanga, Kota Padangsidimpuan. Pesannya, jaga kerukunan dan berani menyuarakan pilihan.

Deklarasi yang diinisiasi Rumah Sahabat Da'i Sumatra Utara ini dalam rangka memenangkan Capres-Cawapres nomor ururt 2 Prabowo-Gibran.

Ketua Panitia Ustadz Zuaini Baharuddin Surbakti MA mengatakan, saat ini ada kelompok masyarakat yang terbelah, dan kelompok masyarakat yang enggan menyatakan dukungannya. Khawatir ketika berbeda dengan pilihan yang telah tertanam dalam bawah sadar khalayak jamak.

"Harapan kami, bagaimana humanisme kembali kita junjung tinggi berdasarkan ajaran Islam. Karena banyaknya saat ini yang menggiring politik ini kepada antara halal-haram. Ini sudah menyalahi ketentuan ajaran Islam," ujarnya.

Untuk itu, kata Baharuddin, melalui Rumah Sahabat Da'i, mendukung segala hal yang harus dilanjutkan. Termasuk program pemerintahan saat ini.

"Bagaimana bangsa ini menyambut Indonesia emas di masa datang," katanya.

Perwakilan tokoh agama Ustadz Mahyuddin menyatakan, akan tegak lurus bersama pimpinan daerah untuk memenangkan Prabowo-Gibran.

Terakhir, Ketua Umum Rumah Sahabat Da'i Sumut, Dodi Mahendra SHI mengatakan, Rumah Sahabat Da'i ini perkumpulan para Da'i, dengan profesi beragam. Di antaranya dosen, guru, ASN dan politisi. 

"Bukan partai, hanya perkumpulan para Dai. Untuk Tapsel memang belum terbentuk," jelasnya.

Melalui forum ini, kata Dodi, para Da'i harus menyampaikan kepada umat untuk mempertahankan dan merawat kerukunan. Jangan lagi perpolitikan menjadi polarisasi berkepanjangan

"Pak Prabowo itu bukan pengkhianat. Tetapi pak prabowo memikirkan keutuhan bangsa. Pak Prabowo menghadap pak Jokowi. Itu cara mengatasi polarisasi, terkotak-kotak. Pak Jokowi merangkul Pak Prabowo, sebagai negarawan harus bisa mempersatukan. Kalau kepalanya tak bersatu, bagaimana dengan yang di bawah. Maka bersatu menjalankan kedaulatan bangsa," katanya 

Ustad Dodi juga mengaku kecawa kepada Edy Rahmayadi, yang katanya pernah berujar bahwa memilih pasangan tertentu tanda keberimanan.

"Berarti yang memilih Prabowo Gibran itu tidak beriman?. Saya balas beliau, memilih pemimpin itu bukan memilih Rasul. Syarat memilih pemimpin itu amanah fathonah. Apa ada Pak Prabowo itu korupsi?, tidak ada. Beliau orang yang amanah," pungkasnya.

Acara ini ditutup dengan ikrar bersama dan berjanji memenangkan pasangan Prabowo-Gibran dengan 60 persen perolehan suara di Tapsel. (SAN)

Editor : SAMMAN
#Prabowo Gibran #pilpres 2024 #Pemilu 14 Februari 2024 #Prabowo Gibran Daftar ke KPU