LONDON, METRODAILY — Zion Suzuki menulis babak baru dalam sejarah sepak bola Jepang. Kiper berusia 24 tahun itu menjadi penjaga gawang Jepang pertama yang tampil di Premier League setelah resmi bergabung dengan Aston Villa.
Villa mendatangkan Suzuki dari Parma dengan nilai transfer sekitar 30 juta euro atau setara Rp617 miliar. Ia diproyeksikan mengisi posisi yang ditinggalkan Emi Martinez, yang hengkang ke Chelsea.
Debut Suzuki datang dalam laga berat. Ia langsung dipercaya tampil saat Aston Villa menjamu Arsenal pada pekan kedua Liga Inggris, Selasa (1/9/2026). Villa akhirnya takluk 0-1.
Baca Juga: Ruth Sahanaya Hadiahi Diri Sendiri EP “Merindu” di Usia 60 Tahun
Gol Arsenal lahir setelah Bukayo Saka melakukan sontekan dari depan gawang. Suzuki tak mampu menghalau bola tersebut.
Namun, satu gol tidak sepenuhnya menggambarkan penampilan Suzuki. Ia beberapa kali menunjukkan refleks dan keberanian yang menjadi modal penting untuk bertahan di kompetisi seketat Premier League.
Salah satu aksinya terjadi ketika Suzuki menggagalkan sundulan jarak dekat Declan Rice. Ia juga sempat membendung tembakan Kai Havertz dalam situasi satu lawan satu, meski peluang tersebut kemudian dianulir karena Havertz berada dalam posisi offside.
Baca Juga: Menang, SDN 091519 Hataran Jawa Berpeluang Lolos Babak 8 Besar Turnmen Sepakbola Tanah Jawa Cup
Dari distribusi bola, Suzuki mencatat akurasi umpan 68 persen.
Debut itu memang berakhir dengan kekalahan. Tetapi bagi Suzuki, pertandingan tersebut menjadi titik awal perjalanan panjang di kompetisi Inggris sekaligus penanda sejarah bagi sepak bola Jepang.
Kini pertanyaannya bukan lagi apakah Suzuki mampu menembus Premier League. Ia sudah melakukannya.
Pertanyaan berikutnya: seberapa perkasa Zion Suzuki bisa berkembang di bawah mistar Aston Villa? (dtc)
Editor : Editor Satu