Ayase Ueda Gabung Lille, Calvin Verdonk Dapat Tandem Baru dari Jepang

Editor Satu • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 10:41 WIB
Ayase Ueda resmi bergabung dengan Lille setelah ditebus dari Feyenoord senilai 15 juta euro. Ia akan satu tim dengan Calvin Verdonk.
Ayase Ueda resmi bergabung dengan Lille setelah ditebus dari Feyenoord senilai 15 juta euro. Ia akan satu tim dengan Calvin Verdonk.

MEDAN, METRODAILY — Calvin Verdonk mendapat rekan baru di Lille. Klub Prancis itu resmi mendatangkan striker Jepang, Ayase Ueda, dari Feyenoord dengan nilai transfer 15 juta euro atau sekitar Rp308 miliar.

Ueda dikontrak Lille selama empat tahun. Kedatangannya membawa reputasi sebagai penyerang produktif setelah tampil tajam di kompetisi Belanda.

Musim lalu, Ueda mencetak 25 gol dari 31 pertandingan bersama Feyenoord dan menjadi salah satu penyerang paling menonjol di Eredivisie.

Baca Juga: Valencia Amankan Harvey Elliott dari Liverpool dengan Status Pinjaman

Catatan golnya juga cukup konsisten sepanjang karier. Bersama Feyenoord, Ueda membukukan 47 gol dan tiga assist dalam 112 penampilan. Sebelumnya, saat memperkuat klub Belgia Cercle Brugge, ia mencetak 23 gol dari 42 laga.

Produktivitas Ueda sudah terlihat sejak bermain di Jepang. Bersama Kashima Antlers, striker kelahiran 1998 itu mengoleksi 47 gol dari 103 pertandingan.

Kini, Ueda akan menjadi bagian dari lini depan Lille dan berpotensi berbagi lapangan dengan pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk.

Namun, kehadiran Ueda belum otomatis menjadi kabar sepenuhnya menguntungkan bagi Verdonk. Bek kiri Indonesia itu masih harus memperjuangkan tempatnya di bawah pelatih Davide Ancelotti.

Baca Juga: Lapas Kelas IIA Pematang Siantar Tekankan Komitmen Bebas HALINAR 

Pada dua pertandingan awal Ligue 1 musim ini, Verdonk baru dua kali masuk sebagai pemain pengganti. Artinya, persaingan untuk mendapatkan kepercayaan pelatih masih terbuka lebar.

Di sisi lain, keberadaan Ueda memberi Lille tambahan daya gedor. Dengan rekam jejaknya sebagai pencetak gol, striker Jepang itu diharapkan mampu membuat lini depan Les Dogues lebih berbahaya.

Kini menarik menunggu apakah duet lintas negara Jepang-Indonesia, Ueda dan Verdonk, mampu menjadi kombinasi yang membantu Lille tampil lebih tajam sekaligus membuka ruang lebih besar bagi Verdonk untuk mendapatkan menit bermain.

Baca Juga: Jurusan di SMKN 2 Padangsidimpuan Siap Beradaptasi dengan Sepeda Motor Listrik

Bagi Ueda, Lille adalah panggung baru. Bagi Verdonk, kedatangannya bisa menjadi peluang—atau justru menambah ketat persaingan di skuad Lille. (dtc)

Editor : Editor Satu
lille Ayase Ueda Calvin Verdonk