SIANTAR, METRODAILY — Ribuan peserta memadati Lapangan Adam Malik, Pematangsiantar, Minggu (30/8), mengikuti Siantar QRIS Run 2026.
Ajang lari kategori 5K dan 10K itu menjadi puncak sekaligus penutup Marpesta QRIS yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar.
Di balik kemeriahan ajang olahraga tersebut, Bank Indonesia mencatat aktivitas transaksi digital yang cukup tinggi selama rangkaian Marpesta QRIS. Sebanyak 38 pelaku UMKM dilibatkan untuk bertransaksi menggunakan QRIS selama kegiatan.
Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman mengatakan, selama dua hari pelaksanaan, 28-29 Agustus 2026, tercatat 1.865 transaksi menggunakan QRIS.
Baca Juga: Kapolres Siantar dan Simalungun Berganti, Ini Dua Perwira yang Ditunjuk
"Selama dua hari, 28 dan 29 Agustus 2026, terdapat 1.865 transaksi menggunakan QRIS," kata Ahmadi.
Marpesta QRIS merupakan agenda tahunan KPw BI Pematangsiantar yang digelar untuk memperluas penggunaan pembayaran digital sekaligus mendukung pengembangan ekonomi daerah.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi mengapresiasi inisiatif BI tersebut. Menurutnya, QRIS membuat transaksi non-tunai lebih praktis karena satu kode dapat digunakan melalui berbagai aplikasi pembayaran.
"Acara ini bertujuan mempromosikan dan menarik minat masyarakat dalam penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran berbasis digital yang mudah dan aman," ujar Wesly saat menghadiri puncak Marpesta QRIS.
Baca Juga: Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Gabung Tentara Rusia
Menurut Wesly, digitalisasi pembayaran juga memberikan manfaat bagi pelaku UMKM karena transaksi dapat dilakukan lebih mudah sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan konsumen.
Rekening Pelajar Naik 28.239
Puncak Marpesta QRIS juga dirangkai dengan Hari Indonesia Menabung Kota Pematangsiantar 2026.
Wesly mendorong pelajar membangun kebiasaan menabung melalui produk keuangan resmi. Ia menilai budaya menabung perlu ditanamkan sejak dini agar perilaku konsumtif dapat diarahkan menjadi lebih produktif.
Baca Juga: Siti Badriah Bantah Suami Selingkuh: Rumah Tangga Kami Baik-Baik Saja
Data yang disampaikan Wesly menunjukkan jumlah rekening pelajar meningkat dari 121.834 rekening pada 2024 menjadi 150.073 rekening pada 2026.
Artinya, terjadi penambahan 28.239 rekening dalam periode tersebut.
"Mari kita jadikan kegiatan Gemar Menabung sebagai budaya sekaligus mengubah perilaku konsumtif menjadi produktif," ajak Wesly.
Ia juga meminta perbankan memperluas akses dan memberikan pelayanan yang mudah kepada masyarakat, sekaligus memperkuat edukasi mengenai Gerakan Indonesia Menabung dan berbagai produk tabungan.
Baca Juga: Luna Maya Pamer Perut Rata di Balik Bikini, Rumor Hamil Mencuat
38 UMKM Ikut Transaksi Digital
Ahmadi mengatakan Marpesta QRIS merupakan bentuk kolaborasi BI dengan pemerintah daerah untuk mendorong penggunaan transaksi digital sekaligus mendukung pengembangan ekonomi daerah.
Kegiatan tersebut juga dikaitkan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan program pemberdayaan masyarakat melalui kompetisi bertema QRIS. Kampanye Kartu Kredit Indonesia turut diperkenalkan dalam kegiatan tersebut.
Selain melibatkan UMKM, rangkaian acara diisi dengan peluncuran program pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekonomi daerah, dan perluasan akseptasi digital.
Baca Juga: Wali Kota Cup Siantar Road Race Diramaikan 250 Pembalap, Lintasan Terminal Dibenahi
BI juga menyerahkan lukisan bergambar Wesly kepada Pemko Pematangsiantar. Lukisan tersebut dibuat menggunakan limbah uang, yakni Limbah Racik Uang Kertas (LRUK), berupa uang Rupiah rusak atau tidak layak edar yang telah dihancurkan Bank Indonesia.
Kegiatan turut diisi penyerahan buku tabungan secara simbolis kepada pelajar, senam, sosialisasi, kuis, pengumuman pemenang lomba, doorprize, dan hiburan.
Ahmadi menyampaikan apresiasi kepada Pemko Pematangsiantar, Forkopimda, perbankan, serta berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan Marpesta QRIS.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Ketua Pengadilan Negeri Pematangsiantar Rinto Leoni Manullang, Kepala Perwakilan BI Sibolga Riza Putra, Kepala Lembaga Penjamin Simpanan 1-Medan Pramuji Novri Harlyanto, perwakilan Bank Sumut, Sekda Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang, pimpinan OPD, pimpinan BUMD, serta perwakilan perbankan. (esa)
Editor : Editor Satu