SIANTAR, METRODAILY — Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 diprediksi bakal diramaikan sekitar 250 pembalap dari berbagai daerah.
Namun, di tengah tingginya animo peserta, kesiapan lintasan dan keselamatan penonton menjadi perhatian utama menjelang balapan di kawasan Terminal Tanjungpinggir, Minggu (13/9).
Panitia memastikan seluruh proses perizinan dan rekomendasi dari pihak terkait telah rampung, termasuk rekomendasi Ikatan Motor Indonesia (IMI). Kini, pekerjaan difokuskan pada persiapan teknis di lokasi.
Baca Juga: Rossa Tak Cari Pasangan, Pilih Fokus Bahagia Bersama Anak
Ketua Panitia Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026, Rocky Marbun, mengatakan panitia masih melakukan sejumlah pembenahan sebelum lintasan digunakan.
"Kalau seluruh proses administrasi sudah siap. Sekarang tinggal membenahi segala sesuatunya di lapangan, seperti perbaikan lintasan dan lainnya," ujar Rocky saat dihubungi.
Animo pembalap disebut cukup tinggi. Pendaftaran masih terus masuk, termasuk dari luar Sumatera Utara.
Rocky memperkirakan jumlah peserta mencapai 250 pembalap yang akan berkompetisi dalam 14 kelas.
Baca Juga: MU Bantai Ipswich 5-2, Bruno Fernandes Hat-trick!
"Saat ini sudah banyak yang mendaftar, baik dari Kota Siantar maupun dari luar, seperti Aceh, Pekanbaru dan daerah lainnya," katanya.
Lintasan Terminal Jadi Perhatian
Berbeda dengan sirkuit permanen, penggunaan kawasan Terminal Tanjungpinggir sebagai lokasi balapan membuat aspek keselamatan harus mendapat perhatian ekstra.
Pemerintah Kota Pematangsiantar bersama aparat kepolisian sebelumnya telah melakukan survei langsung ke lokasi. Pemeriksaan mencakup kondisi lintasan, batas aman penonton, hingga fasilitas pendukung perlombaan.
Baca Juga: Como Permalukan Napoli di Maradona, Gol Injury Time Dianulir!
Tim Pemko Pematangsiantar dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Pematangsiantar Fidelis Edy Suranta Sembiring. Dalam survei tersebut, turut hadir Kabag Ops Polres Pematangsiantar AKP Salija.
Survei dilakukan untuk memastikan lintasan dan seluruh area pendukung memenuhi aspek keselamatan sebelum digunakan.
Pengaturan menjadi krusial karena balapan berlangsung di kawasan terminal yang memiliki karakter berbeda dari sirkuit permanen. Posisi lintasan, pagar atau pembatas penonton, jalur keluar-masuk, hingga pengamanan area harus diperhitungkan untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
Panitia, pemerintah daerah, dan kepolisian pun masih melakukan pembenahan di lapangan.
Baca Juga: Fuji Bawa Rakin Khan ke Keluarga, Sinyal Hubungan Makin Serius?
Dengan perizinan yang telah rampung dan jumlah peserta yang terus bertambah, Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 diproyeksikan menjadi salah satu agenda otomotif yang menarik perhatian masyarakat Pematangsiantar dan daerah sekitar.
Namun, di balik target menghadirkan tontonan balap dan menarik ratusan pembalap, faktor keselamatan tetap menjadi pekerjaan paling penting sebelum mesin-mesin balap mengaspal di Terminal Tanjungpinggir. (rel/esa)
Editor : Editor Satu