MEDAN, METRODAILY – Kontingen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Sibolga pulang membawa prestasi dari Sumut Open Pencak Silat Turnamen 2026. Sebanyak 37 medali berhasil dikoleksi 41 pesilat Sibolga dalam kejuaraan yang digelar di Kota Medan.
Turnamen yang diselenggarakan IPSI Sumatera Utara itu berlangsung 19-23 Agustus 2026 di Gedung Serba Guna Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Persaingan berlangsung ketat. Sekitar 1.700 atlet dari berbagai daerah di Sumatera Utara dan wilayah sekitarnya ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.
Dari 41 atlet yang diturunkan, kontingen IPSI Kota Sibolga berhasil mengamankan 4 medali emas, 16 perak, dan 17 perunggu.
Baca Juga: Polres Siantar Pantau SPBU, Stok Pertalite Masih Tersedia
Capaian itu menempatkan Sibolga sebagai salah satu kontingen yang mampu berbicara dalam persaingan turnamen pencak silat dengan jumlah peserta yang besar.
37 Medali Jadi Modal ke Porprovsu
Sumut Open 2026 tidak sekadar menjadi ajang menguji kemampuan para pesilat. Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari proses seleksi menuju Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII 2026, yang dijadwalkan berlangsung November mendatang.
Karena itu, 37 medali yang diraih kontingen Sibolga menjadi modal penting untuk mengevaluasi kemampuan atlet sekaligus mematangkan persiapan menghadapi Porprovsu.
Baca Juga: 4 Cewek Menyelinap ke Kos Khusus Pria, Pemilik Murka dan Lapor Polisi
Sebelum bertolak ke Medan, 41 atlet IPSI Kota Sibolga dilepas langsung Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik.
Wali Kota berpesan agar para atlet menjaga kondisi fisik, bertanding penuh semangat, menjunjung sportivitas, dan membawa nama baik daerah.
Pesan tersebut dijawab para pesilat di arena. Dengan persiapan dan kerja keras, mereka mampu bersaing hingga menghasilkan 37 medali.
Pemko Sibolga Apresiasi Perjuangan Atlet
Pemerintah Kota Sibolga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan jajaran IPSI Kota Sibolga atas perjuangan mereka dalam turnamen tersebut.
Baca Juga: Ketua Golkar Sumut Segera Dilantik, Paling Lambat Minggu Kedua September
Prestasi tersebut diharapkan tidak membuat para atlet cepat berpuas diri. Sebaliknya, raihan 37 medali menjadi pemicu untuk meningkatkan kemampuan dan memperkuat disiplin latihan.
Apalagi, Porprovsu XII 2026 sudah berada di depan mata. Evaluasi dari Sumut Open menjadi penting untuk menentukan kekuatan sekaligus memperbaiki kekurangan sebelum turun pada kompetisi tingkat provinsi.
Pemko Sibolga juga menegaskan komitmennya mendukung pembinaan olahraga secara berkelanjutan.
Dengan pembinaan yang konsisten, pencak silat diharapkan tidak hanya menghasilkan medali pada level Sumut Open, tetapi juga melahirkan atlet Sibolga yang mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di level yang lebih tinggi. (ts)
Editor : Editor Satu