Infantino Gelar Rapat Darurat FIFA, Desakan Mundur Makin Menguat

Editor Satu • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 11:45 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino menghadiri pertemuan resmi. Ia dilaporkan menggelar rapat darurat di Maroko di tengah meningkatnya tekanan terhadap kepemimpinannya dan desakan agar mundur dari jabatannya.
Presiden FIFA Gianni Infantino menghadiri pertemuan resmi. Ia dilaporkan menggelar rapat darurat di Maroko di tengah meningkatnya tekanan terhadap kepemimpinannya dan desakan agar mundur dari jabatannya.
RABAT, METRODAILY – Presiden FIFA Gianni Infantino dilaporkan menggelar rapat darurat bersama jajaran pejabat senior FIFA di Maroko, Rabu (5/8) waktu setempat.

Pertemuan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya tekanan terhadap kepemimpinannya.

Menurut laporan Sky Sports, seluruh pejabat senior FIFA diminta hadir dalam rapat yang dinilai sebagai langkah konsolidasi menyusul gelombang kritik terhadap Infantino.

Tekanan terhadap pria asal Swiss itu menguat setelah muncul gagasan membentuk FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah perusahaan yang akan mengelola aspek komersial berbagai turnamen FIFA, termasuk Piala Dunia.

Baca Juga: Nikita Mirzani Ditunjuk Jadi Duta Komunikasi Rutan Pondok Bambu, Ini Alasannya

Melalui skema tersebut, sebagian kepemilikan bisnis komersial Piala Dunia disebut akan dibuka bagi investor swasta melalui pelepasan saham.

Wacana itu memicu penolakan keras dari sejumlah anggota FIFA yang khawatir independensi turnamen terbesar sepak bola dunia akan tergerus.

Penolakan tersebut membuat posisi Infantino semakin tertekan karena mulai kehilangan dukungan dari sejumlah asosiasi anggota.

Ambisi Periode Keempat Dipertanyakan

Gelombang kritik muncul ketika Infantino disebut berencana kembali mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA untuk periode keempat, yang akan berlangsung pada 2027–2031.

Baca Juga: Kesha Ratuliu Murka Dituding Menipu Lewat Konten Jumat Berkah

Sejumlah asosiasi anggota FIFA dikabarkan telah menyatakan keberatan terhadap rencana tersebut. Penolakan juga datang dari kalangan internal organisasi.

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, disebut menyambut baik batalnya proyek FIFA Forward Enterprise.

Sementara itu, Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, Arsene Wenger, menyampaikan pentingnya menjaga komitmen, transparansi, dan integritas dalam tata kelola organisasi sepak bola dunia.

Pernyataan itu dinilai banyak pihak sebagai kritik tidak langsung terhadap kepemimpinan saat ini.

Baca Juga: Aura Kasih Pamer Pacar Baru, Ungkap Sang Kekasih Pria Blasteran

Konsolidasi Hadapi Tekanan

Rapat darurat di Maroko dipandang sebagai upaya Infantino memperkuat dukungan internal di tengah meningkatnya tekanan politik di tubuh FIFA.

Selain meredam gejolak akibat polemik FIFA Forward Enterprise, pertemuan tersebut juga diyakini menjadi bagian dari strategi Infantino untuk mempertahankan peluangnya kembali memimpin organisasi sepak bola dunia pada pemilihan presiden FIFA mendatang.

Hingga kini, FIFA belum memberikan keterangan resmi mengenai hasil rapat maupun langkah lanjutan terkait polemik yang berkembang. (dtc)

Editor : Editor Satu
Gianni Infantino Presiden FIFA