MILAN, METRODAILY – Inter Milan langsung memasang target tinggi menghadapi musim 2026/2027.
Setelah sukses menguasai kompetisi domestik musim lalu, Nerazzurri kini memburu dua misi besar sekaligus, yakni mempertahankan gelar Serie A dan memperbaiki prestasi di Liga Champions.
Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, menegaskan timnya tak ingin hanya berjaya di Italia. Klub juga berambisi berbicara lebih banyak di kompetisi Eropa setelah gagal memenuhi ekspektasi musim lalu.
Inter menutup musim 2025/2026 dengan raihan dua trofi domestik di bawah arahan Cristian Chivu. Nerazzurri sukses mengangkat trofi Scudetto dan Coppa Italia.
Baca Juga: Tinggalkan Arsenal, Trossard Gabung Besiktas dalam Transfer Rp411 Miliar
Namun, perjalanan Inter di Liga Champions berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Mereka secara mengejutkan tersingkir di babak play-off fase gugur setelah dikalahkan wakil Norwegia, Bodo/Glimt.
Incar Empat Gelar
Marotta menyebut Inter akan menghadapi tantangan besar karena menjadi satu-satunya klub Italia yang tampil di empat ajang bergengsi musim ini.
"Sekarang kami membuka lembaran baru. Kami punya target baru. Kami adalah satu-satunya tim yang berpartisipasi di empat kompetisi, yakni Serie A, Liga Champions, Piala Super Italia, dan Coppa Italia. Supercoppa hanya akan dimainkan dalam satu pertandingan melawan Lazio," ujar Marotta, dikutip dari Football Italia.
Ia menegaskan, Liga Champions menjadi perhatian utama setelah kegagalan musim lalu.
Baca Juga: Allegri Tebar Sinyal Juara! Yakin Bisa Bawa Napoli Berprestasi
"Target-target itu sangat prestisius, tetapi kami harus tampil lebih baik di Liga Champions. Musim lalu kami disingkirkan Bodo/Glimt, namun itulah yang membuat sepak bola selalu menghadirkan kejutan," katanya.
Pecahkan Kutukan Scudetto
Selain memburu prestasi di Eropa, Inter juga bertekad mencatat sejarah baru di Serie A.
Sejak musim 2020/2021, belum ada satu pun klub yang mampu mempertahankan gelar juara Liga Italia dalam dua musim berturut-turut. Marotta ingin Inter menjadi tim pertama yang memutus tren tersebut.
Baca Juga: Manchester United Boyong Karl Darlow dari Leeds, Kontrak 3 Tahun
"Sejak 2020 tidak ada tim yang mampu menjuarai Serie A dua kali secara beruntun. Itu bisa menjadi pencapaian bersejarah," ujarnya.
Meski demikian, Marotta mengingatkan seluruh pemain agar tidak cepat puas dengan keberhasilan musim lalu.
"Lawan terbesar kami adalah diri sendiri, yaitu rasa puas. Kami harus menyingkirkan itu dan mempertahankan rasa lapar yang membawa kami meraih hasil-hasil besar," tegasnya.
Dengan skuad yang tetap kompetitif dan target meraih empat trofi, Inter Milan dipastikan menjadi salah satu tim yang paling disorot pada musim 2026/2027. (dtc)
Editor : Editor Satu