Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Visa Habis, Pemain Iran Terancam Absen di Sisa Turnamen Piala Dunia 2026

Editor Satu • Kamis, 18 Juni 2026 | 10:00 WIB
Mehdi Torabi menghadapi ancaman absen di sisa laga Piala Dunia 2026 setelah visa masuk Amerika Serikat miliknya dilaporkan telah habis.
Mehdi Torabi menghadapi ancaman absen di sisa laga Piala Dunia 2026 setelah visa masuk Amerika Serikat miliknya dilaporkan telah habis.

LOS ANGELES, METRODAILY – Tim Nasional Iran menghadapi persoalan serius di tengah perjuangannya pada Piala Dunia 2026.

Gelandang Mehdi Torabi terancam tidak bisa tampil lagi setelah visa masuk Amerika Serikat yang dimilikinya dilaporkan telah habis masa berlaku usai pertandingan pertama fase grup.

Masalah administratif tersebut menjadi pukulan bagi Iran yang masih harus menjalani dua pertandingan penting di Grup G. Torabi sebelumnya masuk dalam skuad saat Iran menghadapi Selandia Baru pada laga pembuka, Selasa (16/6/2026).

Baca Juga: Juara Australian Open 2026, Alwi Farhan Tembus Top 10 Dunia

Berdasarkan laporan media Inggris, visa yang dimiliki pemain berusia 31 tahun itu hanya berlaku untuk satu kali masuk ke wilayah Amerika Serikat. Akibatnya, Torabi tidak dapat kembali memasuki negara tersebut tanpa mendapatkan izin atau visa baru dari otoritas terkait.

Situasi ini menjadi rumit karena seluruh pertandingan Iran pada fase grup digelar di Amerika Serikat. Tim berjuluk Team Melli itu dijadwalkan menghadapi Belgia di Los Angeles pada 22 Juni sebelum melawan Mesir di Seattle pada 27 Juni.

Di tengah kebijakan imigrasi yang berlaku, para pemain dan staf Timnas Iran juga tidak diperkenankan menetap di Amerika Serikat selama turnamen berlangsung.

Baca Juga: Ruediger Perpanjang Kontrak di Real Madrid, Kirim Pesan Menohok

Mereka menjadikan Kota Tijuana, Meksiko, sebagai basis utama dan harus melakukan perjalanan bolak-balik untuk menjalani pertandingan.

Kondisi tersebut berkaitan dengan hubungan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat yang masih sensitif. Meski terdapat upaya meredakan ketegangan, sejumlah pembatasan administratif terhadap warga Iran tetap diberlakukan.

Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) kini tengah bekerja keras mencari solusi agar Torabi dapat kembali memperoleh izin masuk ke Amerika Serikat sebelum pertandingan berikutnya digelar.

Kehilangan Torabi tentu menjadi kerugian tersendiri bagi Iran yang masih membutuhkan seluruh kekuatan terbaiknya untuk bersaing memperebutkan tiket ke babak gugur.

Baca Juga: Peringatan Hari Lingkungan Hidup di Tapsel, Gus Irawan Puji Perusahaan Ekstraktif 

Iran juga disebut akan kesulitan mendatangkan pemain pengganti dalam waktu singkat karena proses perizinan masuk ke Amerika Serikat tidak mudah dilakukan selama turnamen berlangsung.

Permasalahan visa yang dihadapi Iran menuai sorotan dari sejumlah pihak. Striker andalan Iran, Mehdi Taremi, secara terbuka mengkritik situasi tersebut dan menilai timnya menghadapi kondisi yang tidak ideal dibanding peserta lain.

"Ini bukan kompetisi yang adil," ujar Taremi menanggapi persoalan visa yang membelit skuad Iran.

Kini, nasib Torabi berada di tangan proses diplomatik dan administrasi yang tengah diupayakan FFIRI. Jika izin baru tidak terbit tepat waktu, Iran berpotensi kehilangan salah satu pemainnya saat menjalani laga-laga krusial di fase grup Piala Dunia 2026. (dtc)

Editor : Editor Satu
#Mehdi Torabi #pEMAIN iRAN #piala dunia 2026 #visa haji