Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Inggris Dijagokan ke Semifinal Piala Dunia 2026, tapi Ragu Bisa Juara

Editor Satu • Kamis, 11 Juni 2026 | 06:30 WIB
Timnas Inggris menjelang Piala Dunia 2026. Mantan bek The Three Lions Micah Richards menilai Inggris berpeluang mencapai semifinal, namun belum tentu mampu menjadi juara dunia.
Timnas Inggris menjelang Piala Dunia 2026. Mantan bek The Three Lions Micah Richards menilai Inggris berpeluang mencapai semifinal, namun belum tentu mampu menjadi juara dunia.

JAKARTA, METRODAILY – Timnas England kembali masuk dalam daftar favorit menjelang Piala Dunia 2026.

Dengan materi pemain bertabur bintang dan kombinasi ideal antara pemain senior serta talenta muda, The Three Lions diyakini memiliki peluang besar untuk melangkah jauh di turnamen tersebut.

Meski demikian, mantan bek timnas Inggris, Micah Richards, belum sepenuhnya yakin negaranya mampu mengakhiri puasa gelar dunia yang telah berlangsung sejak 1966.

Sejarah menunjukkan Inggris kerap datang ke Piala Dunia dengan status unggulan, namun gagal memenuhi ekspektasi. Sejak menjuarai Piala Dunia 1966, Inggris hanya dua kali menembus babak semifinal, yakni pada edisi 1990 dan 2018.

Pada Piala Dunia 1990, Inggris mengakhiri turnamen di posisi keempat. Prestasi serupa kembali diraih saat tampil di Rusia pada 2018.

Menurut Richards, skuad Inggris saat ini memiliki kualitas yang cukup untuk mencapai empat besar. Namun, untuk menjadi juara dunia, seluruh pemain harus tampil pada level terbaiknya sepanjang turnamen.

“Kalau melihat susunan starter kami, saya rasa kami punya peluang yang bagus. Tapi saya merasa semua orang harus mengerahkan permainan terbaik dari kemampuan mereka,” ujar Richards seperti dikutip Metro.

Richards membandingkan Inggris dengan tim-tim besar lain yang memiliki pemain dengan kemampuan mengubah jalannya pertandingan melalui aksi individu.

Ia mencontohkan Kylian Mbappé yang mampu menjadi pembeda bagi timnas Prancis dalam situasi krusial.

“Di tim-tim lain, mungkin bisa menggendong seseorang. Kylian Mbappe mungkin tidak melakukan tugas saat tim tanpa bola. Tapi saat menguasai bola, Anda tahu dia akan muncul dengan momen magis itu,” katanya.

Menurut Richards, Inggris masih membutuhkan lebih banyak pemain yang berani mengambil tanggung jawab besar di saat-saat menentukan pertandingan.

Ia menilai Jude Bellingham telah menunjukkan karakter tersebut. Namun, Inggris memerlukan lebih banyak pemain dengan mentalitas serupa jika ingin meraih trofi.

“Jude Bellingham sudah pernah menunjukkan momen-momen besar itu, tapi siapa lagi? Kami butuh lebih banyak pemain seperti itu, dengan sikap yang mengatakan 'inilah momen kita',” lanjut Richards.

Eks bek Manchester City itu tetap optimistis Inggris mampu mencapai semifinal. Namun, ia menegaskan bahwa peluang meraih gelar juara hanya akan terbuka apabila seluruh pemain tampil konsisten tanpa mengalami penurunan performa.

“Saya akan selalu percaya diri Inggris mencapai semifinal, tapi mereka perlu berada di level terbaik untuk sampai ke final. Kalau salah satu saja redup, rasanya trofi itu tidak akan pulang ke rumah,” tegasnya.

Dengan skuad yang dihuni sejumlah bintang Premier League dan pemain top Eropa, Inggris kembali memikul harapan besar dari jutaan pendukungnya untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar Piala Dunia kedua dalam sejarah. (dtc)

Editor : Editor Satu
#Micah Richards #timnas inggris #Jude Bellingham #piala dunia 2026