SANTOS, METRODAILY - Kabar kurang menyenangkan datang untuk Neymar jelang tampil di Piala Dunia 2026. Bintang Brazil national football team itu kembali mengalami cedera saat memperkuat Santos FC.
Meski demikian, pihak Santos memastikan kondisi Neymar tidak serius dan sang pemain diprediksi tetap fit saat bergabung dengan Timnas Brasil pekan depan.
Kepala Layanan Medis Santos, Rodrigo Zogaib, mengungkapkan Neymar mengalami masalah ringan pada bagian betis. Cedera tersebut disebut hanya berupa edema atau pembengkakan ringan.
"Baca Juga: Harry Maguire Syok Dicoret dari Skuad Inggris Piala Dunia 2026
Neymar mengalami cedera betis ringan, yaitu edema," ujar Rodrigo Zogaib kepada ge.globo Brasil, dikutip ESPN.
Ia memastikan proses pemulihan Neymar berjalan sesuai rencana dan kondisinya diperkirakan membaik dalam beberapa hari ke depan.
"Namun, sesuai rencana kami, perkembangannya akan membuatnya fit minggu depan saat ia bergabung dengan tim nasional," lanjutnya.
Timnas Brasil sendiri dijadwalkan memulai pemusatan latihan pekan depan untuk persiapan Piala Dunia 2026. Sebelumnya, pelatih Carlo Ancelotti resmi memasukkan Neymar ke skuad Selecao.
Baca Juga: Lamine Yamal Absen di Dua Laga Awal Piala Dunia 2026, Spanyol Deg-degan!
Keputusan itu sempat menjadi sorotan karena Ancelotti mencoret Joao Pedro, yang tampil impresif bersama Chelsea FC musim ini.
Cedera kembali menghantam Neymar setelah sang pemain cukup lama bergulat dengan masalah kebugaran sejak tahun lalu. Mantan pemain FC Barcelona, Paris Saint-Germain FC, dan Al Hilal SFC itu bahkan sempat menjalani operasi lutut pada akhir musim lalu.
Di Piala Dunia 2026 nanti, Neymar akan menjadi tumpuan utama Brasil di Grup C bersama Morocco, Haiti, dan Scotland.
Baca Juga: Prabowo Salurkan 34 Sapi Kurban di Sumut, Siantar dan Simalungun Kebagian
Pemain berusia 34 tahun tersebut juga masih memegang status sebagai top skor sepanjang masa Timnas Brasil dengan koleksi 79 gol. Brasil sendiri belum mampu kembali menjadi juara dunia sejak terakhir mengangkat trofi pada 2002 dan selalu terhenti di perempatfinal dalam beberapa edisi terakhir. (Dtc)
Editor : Editor Satu