JAKARTA, METRODAILY - Kesuksesan Aston Villa menjuarai Liga Europa 2025/2026 disambut penuh suka cita oleh penggemar setianya, Pangeran William.
Villa memastikan gelar juara usai menghajar SC Freiburg dengan skor telak 3-0 pada final yang berlangsung di Besiktas Park, Istanbul, Kamis (21/5) dini hari WIB. Tiga gol kemenangan tim asuhan Unai Emery dicetak Youri Tielemans, Emiliano Buendia, dan Morgan Rogers.
Gelar tersebut menjadi trofi Eropa pertama Aston Villa dalam 44 tahun sekaligus mengakhiri puasa gelar mayor klub yang berlangsung selama tiga dekade.
Baca Juga: PSG Waspadai Arsenal, Fabian Ruiz: Ini Akan Jadi Pertandingan Sulit
William yang hadir langsung di stadion tampak larut dalam euforia bersama ribuan suporter Villa. Putra Mahkota Inggris itu bahkan memberikan pujian khusus kepada gelandang bertahan Boubacar Kamara meski sang pemain absen di final karena cedera.
"Ucapan terima kasih khusus kepada Boubacar Kamara yang absen karena cedera, tetapi merupakan bagian integral dari tim kami dan membantu meletakkan fondasi kesuksesan ini," ujar William seperti dikutip dari BBC.
Kamara diketahui mengalami cedera lutut sejak pertengahan Januari dan harus menepi dalam 26 pertandingan terakhir Aston Villa musim ini. Meski begitu, kontribusinya dianggap besar dalam perjalanan Villa menuju tangga juara.
Baca Juga: Rafael Leao Ditolak Barcelona, Arsenal, dan Manchester United
Ikut Ngebir di Ruang Ganti
Perayaan kemenangan Aston Villa ternyata berlanjut hingga ruang ganti pemain. Bek Villa, Matty Cash, mengungkapkan bahwa Pangeran William ikut merayakan kemenangan bersama skuad.
Menurut Cash, William bahkan ikut menikmati bir bersama para pemain sebagai bentuk selebrasi atas keberhasilan klub kesayangannya meraih trofi Liga Europa.
"Dia ada di sana bersama kami, minum bir bersama kami. Dia sangat senang. Sejujurnya dia adalah pendukung yang sangat setia," ujar Cash dikutip dari ESPN.
Baca Juga: Usai Juara Liga Europa, Emery Bidik Aston Villa Saingi Arsenal
William memang dikenal sebagai fans garis keras Aston Villa sejak kecil. Ia mulai jatuh cinta kepada klub asal Birmingham tersebut karena ingin mendukung tim yang berbeda dari teman-temannya.
Kecintaannya kepada Villa semakin besar setelah menonton semifinal Piala FA tahun 2000 secara langsung bersama para suporter di tribun stadion. (Dtc)
Editor : Editor Satu