LONDON, METRODAILY – Southampton dipastikan gagal melanjutkan perjuangan kembali ke Premier League musim depan setelah didiskualifikasi dari final playoff Championship akibat skandal memata-matai lawan.
Keputusan itu diumumkan English Football League (EFL) setelah menemukan bukti bahwa staf mata-mata Southampton merekam sesi latihan klub lawan tanpa izin sebanyak tiga kali sepanjang musim 2025/2026.
Pelanggaran pertama terjadi saat menghadapi Oxford United pada Desember 2025, kemudian terhadap Ipswich Town pada April 2026, dan terakhir terhadap Middlesbrough pada Mei 2026.
Baca Juga: Kejari Gunungsitoli Bantah Isu Kasi Pidsus Ditahan Kejagung, Sebut Hoaks
Kasus terakhir menjadi sorotan karena Middlesbrough merupakan lawan Southampton di semifinal playoff Championship.
Dalam laga tersebut, Southampton menang agregat 1-0 lewat babak perpanjangan waktu pada leg kedua yang berlangsung 13 Mei lalu.
Middlesbrough kemudian melayangkan protes resmi kepada EFL. Berdasarkan hasil investigasi, Southampton dinyatakan melanggar aturan karena melakukan pengamatan terhadap sesi latihan lawan dalam kurun waktu 72 jam sebelum pertandingan.
Baca Juga: Anak Korban Longsor di Tapsel Ditemukan Meninggal Dunia
Akibat pelanggaran tersebut, EFL menjatuhkan sanksi tegas berupa diskualifikasi Southampton dari final playoff Championship.
Posisi mereka kini digantikan Middlesbrough yang akan menghadapi Hull City pada partai final, Sabtu (23/5/2026) malam WIB.
Tak hanya itu, Southampton juga dijatuhi hukuman pengurangan empat poin untuk kompetisi Championship musim depan.
Baca Juga: Wakil Bupati Syafrizal Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas
Klub berjuluk The Saints tersebut masih memiliki kesempatan mengajukan banding hingga Rabu (20/5) waktu setempat. Hasil banding nantinya akan menentukan apakah sanksi diskualifikasi tetap diberlakukan atau tidak.
Southampton sendiri menutup musim reguler Championship 2025/2026 di posisi keempat klasemen setelah musim lalu terdegradasi dari Premier League. (dtc)
Editor : Editor Satu