BARCELONA, METRODAILY – Barcelona mencetak pendapatan fantastis dari penjualan jersey dan merchandise sepanjang musim 2025/2026. Klub raksasa Spanyol itu dilaporkan meraup hingga 200 juta euro atau setara Rp4,1 triliun.
Pendapatan jumbo tersebut dilaporkan berasal dari divisi resmi klub, Barca Licensing & Merchandising (BLM), yang mengelola seluruh bisnis retail dan merchandise Barcelona.
Lonjakan pemasukan ini membuat Barcelona unggul jauh dibanding gabungan pendapatan merchandise 15 klub lain di LaLiga.
Baca Juga: AC Milan Bersih-bersih Besar: Luka Modric hingga Rafael Leao Terancam Dilepas
Kesuksesan bisnis merchandise Barcelona disebut dipicu sejumlah faktor, mulai dari kerja sama baru dengan Nike yang diteken pada 2024 hingga peningkatan penjualan melalui platform e-commerce.
Selain itu, Barcelona kini memiliki 21 toko resmi yang tersebar di berbagai lokasi dan turut mendongkrak penjualan produk klub.
Salah satu produk paling laris musim ini adalah jersey milik wonderkid Lamine Yamal yang menjadi buruan utama para penggemar Blaugrana.
Baca Juga: Usia 40 Tahun, Luka Modric Masih Dipanggil Kroasia Main di Piala Dunia Kali Kelima
Popularitas Lamine Yamal yang terus melejit disebut menjadi magnet besar bagi penjualan jersey Barcelona di pasar global.
Pendapatan merchandise Barcelona kini bahkan dilaporkan melampaui rival abadinya, Real Madrid.
Hal itu terjadi karena Barcelona mengelola bisnis retail mereka secara langsung melalui BLM, sementara Real Madrid masih menggunakan model kemitraan dengan pihak ketiga, yakni Legends.
Pencapaian tersebut menjadi kabar positif bagi kondisi finansial Barcelona yang dalam beberapa tahun terakhir sempat mengalami tekanan ekonomi.
Baca Juga: Xabi Alonso Siap Rombak Chelsea Besar-besaran, Enzo Fernandez Aman
Meski renovasi stadion Camp Nou belum sepenuhnya rampung, Barcelona tetap mampu mencatat rekor pendapatan komersial baru lewat sektor merchandise. (dtc)
Editor : Editor Satu