Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Lamine Yamal Belum Sepenuhnya Bahagia Meski Barcelona Juara Liga Spanyol

Editor Satu • Selasa, 12 Mei 2026 | 17:20 WIB
Lamine Yamal merayakan keberhasilan Barcelona menjuarai Liga Spanyol 2025/2026 usai mengalahkan Real Madrid di El Clasico. (Photo by Alberto Gardin/NurPhoto via Getty Images)
Lamine Yamal merayakan keberhasilan Barcelona menjuarai Liga Spanyol 2025/2026 usai mengalahkan Real Madrid di El Clasico. (Photo by Alberto Gardin/NurPhoto via Getty Images)

METRODAILY - Bintang muda Lamine Yamal mengaku senang usai membawa Barcelona menjuarai Liga Spanyol musim 2025/2026. Namun, di balik keberhasilan itu, masih ada ambisi besar yang belum terpenuhi di hati winger muda tersebut.

Barcelona memastikan gelar LaLiga setelah mengalahkan Real Madrid dengan skor 2-0 dalam laga El Clasico, Senin (11/5/2026) dini hari WIB.

Kemenangan itu membuat Blaugrana mengoleksi 91 poin dari 35 pertandingan dan tak mungkin lagi dikejar Madrid yang tertahan di angka 77 poin.

Baca Juga: Rashford di Balik Gol Free Kick ke Madrid: “Saya Nggak Niat Nembak!”

Musim ini Barcelona sukses meraih dua trofi domestik, yakni Piala Super Spanyol dan LaLiga. Bahkan, gelar liga berhasil mereka pertahankan.

Meski demikian, Yamal mengisyaratkan masih ada rasa kurang puas. Pemain berusia muda itu rupanya masih memendam keinginan besar untuk membawa Barcelona berjaya di Liga Champions.

“Kami harus menghargai tiap trofi yang kami menangi, sebab itu tidaklah mudah diraih. Kami memang dalam masa-masa yang masih sulit, tapi bolehlah kami sedikit merayakan yang ada,” ujar Yamal seperti dikutip dari Marca.

Baca Juga: TASPEN Siantar Banjir Apresiasi Saat May Day 2026, Buruh Dapat Doorprize dari BUMN

Ucapan itu dinilai sebagai sinyal bahwa Barcelona belum sepenuhnya kembali ke level tertinggi Eropa. Liga Champions menjadi target yang masih menghantui skuad Blaugrana.

Musim ini langkah Barcelona di kompetisi elite Eropa harus terhenti di perempatfinal setelah disingkirkan Atletico Madrid.

Barcelona sendiri terakhir kali menjuarai Liga Champions pada 2015. Sejak saat itu, klub asal Catalunya tersebut belum pernah lagi mencapai partai final.

Baca Juga: Dongkrak Minat Baca, Balai Bahasa Sumut Gandeng 155 Komunitas Literasi dan Rekrut 177 Penulis Buku Anak

Kini, harapan besar tertuju pada generasi muda Barcelona yang dipimpin Lamine Yamal. 

Dengan performa yang terus menanjak, publik mulai bertanya apakah Yamal dan kolega mampu membawa Barca kembali berjaya di Eropa musim depan. (dtc)

Editor : Editor Satu
#reral madrid #liga spanyol #barcelona #lamine yamal