MEDAN, METRODAILY – Kemenangan dramatis Paris Saint-Germain atas Bayern Munich tak hanya membuka peluang ke final, tetapi juga mengukir sejarah bagi sang pelatih, Luis Enrique.
Bermain di Parc des Princes, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB, PSG menang tipis 5-4 dalam leg pertama semifinal Liga Champions UEFA. Laga berlangsung sengit dengan sembilan gol tercipta sepanjang pertandingan.
PSG unggul 3-2 di babak pertama sebelum memperlebar jarak menjadi 5-2. Bayern sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 4-5, membuat peluang kedua tim masih terbuka jelang leg kedua di Allianz Arena.
Di balik kemenangan tersebut, Enrique mencatatkan pencapaian istimewa. Ia kini mengoleksi 50 kemenangan di Liga Champions hanya dalam 77 pertandingan—menjadikannya pelatih tercepat yang mencapai angka tersebut.
Rekor ini melampaui capaian Pep Guardiola yang sebelumnya membutuhkan 80 laga untuk mencapai 50 kemenangan.
Secara keseluruhan, Enrique mencatatkan 50 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan 18 kekalahan, dengan rata-rata 2,06 poin per pertandingan.
Tak hanya itu, PSG juga menorehkan rekor lain dengan menjadi tim kedua yang mampu mencetak minimal dua gol dalam delapan laga fase gugur Liga Champions secara beruntun. Sebelumnya, rekor serupa dicapai FC Barcelona yang juga dilatih Enrique pada 2016.
Meski meraih kemenangan penting, Enrique tetap menilai laga berjalan sangat terbuka dan penuh ketidakpastian.
“Kami sangat senang dan pantas menang, tapi kami juga bisa saja imbang atau bahkan kalah. Pertandingan ini benar-benar luar biasa,” ujar Enrique dikutip dari laman resmi UEFA.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi PSG, meski mereka masih harus menjalani laga penentuan di kandang Bayern pekan depan. (Dtc)
Editor : Editor Satu