JAKARTA, METRODAILY – Persaingan gelar Premier League musim 2025/2026 memasuki fase paling krusial. Arsenal masih memimpin klasemen, namun Manchester City diam-diam memegang kendali dalam perburuan gelar.
Arsenal kini unggul tiga poin di puncak dengan empat laga tersisa. Namun, City baru memainkan 33 pertandingan dan masih memiliki lima laga, termasuk satu pertandingan tunda (match in hand) yang bisa menjadi penentu.
Kemenangan tipis 1-0 atas Newcastle United membawa Arsenal kembali ke posisi teratas. Tim asuhan Mikel Arteta itu tampak konsisten, tetapi tekanan belum sepenuhnya hilang.
Baca Juga: Women Leader Festival 2026: Airin Rico Waas Tegaskan Perempuan Penggerak Perubahan
Di sisi lain, Manchester City tidak bermain di liga pada pekan yang sama karena fokus di FA Cup. Tim besutan Pep Guardiola justru melaju ke final usai menyingkirkan Southampton.
Situasi ini membuat City secara matematis masih punya kontrol penuh atas peluang juara.
Sisa Jadwal Penentu Gelar
- Arsenal (4 laga):
- Fulham (kandang)
- West Ham United (tandang)
- Burnley (kandang)
- Crystal Palace (tandang)
- Manchester City (5 laga):
- Everton (tandang)
- Brentford (kandang)
- Aston Villa (kandang)
- Crystal Palace (kandang)
- Bournemouth (tandang)
Baca Juga: Dari Kentongan hingga Edukasi Warga, Zakiyuddin Tekankan Kesiapsiagaan Bencana
Skenario Juara: Bisa Ditentukan Detail Kecil
Jika kedua tim sama-sama menyapu bersih sisa pertandingan, perebutan gelar bisa berujung dramatis.
Penentuan juara akan mengacu pada:
- Selisih gol
- Jumlah gol
- Head-to-head (saat ini City unggul)
Saat ini:
- Arsenal: +38 selisih gol (64 gol)
- Man City: +37 selisih gol (66 gol)
Artinya, margin sekecil satu gol saja bisa menentukan siapa yang mengangkat trofi.
Baca Juga: Raih Penghargaan Kemendagri, Rico Waas Buktikan Tata Kelola Keuangan Medan Makin Moncer
Jadwal Padat Jadi Ancaman
Faktor kelelahan juga berpotensi mengubah segalanya. Arsenal masih harus menghadapi semifinal Liga Champions UEFA melawan Atletico Madrid.
Sementara itu, Manchester City akan tampil di final FA Cup pada 16 Mei, yang bisa memengaruhi fokus dan rotasi pemain.
Dengan situasi yang sangat ketat, satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Arsenal memang berada di posisi terdepan, tetapi Manchester City memiliki “senjata tersembunyi” berupa satu laga lebih banyak yang bisa mengubah segalanya di akhir musim. (Dtc)
Editor : Editor Satu