Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Minim Pemain Senior, Chelsea Disebut ‘Kekacauan Kreatif’

Editor Satu • Sabtu, 25 April 2026 | 06:20 WIB
Marcel Desailly memberikan kritik terhadap Chelsea yang dinilainya sebagai “kekacauan kreatif” akibat minim pemain berpengalaman di dalam skuad.
Marcel Desailly memberikan kritik terhadap Chelsea yang dinilainya sebagai “kekacauan kreatif” akibat minim pemain berpengalaman di dalam skuad.

JAKARTA, METRODAILY – Performa Chelsea di musim 2025/2026 terus menjadi sorotan. Hasil buruk dalam beberapa pekan terakhir memicu kritik tajam, termasuk dari legenda klub, Marcel Desailly, yang menyebut kondisi tim saat ini sebagai “kekacauan kreatif”.

The Blues tercatat gagal meraih kemenangan dalam lima laga terakhir di Liga Inggris. Rentetan hasil negatif tersebut membuat posisi mereka semakin menjauh dari zona Liga Champions musim depan.

Situasi ini tidak lepas dari kebijakan transfer sejak klub diambil alih Todd Boehly. Manajemen baru dikenal agresif merekrut pemain muda berusia di bawah 23 tahun dengan kontrak jangka panjang, yang berdampak pada membengkaknya komposisi skuad.

Baca Juga: Cedera Estevao Bisa jadi ‘Pintu Terakhir’ Neymar Menuju Piala Dunia 2026

Kondisi internal juga belum stabil. Terbaru, manajer Liam Rosenior diberhentikan dari jabatannya. Ini menjadi kali kedua Chelsea melakukan pergantian pelatih dalam satu musim.

Desailly menilai, akar persoalan Chelsea bukan sekadar hasil di lapangan, melainkan ketidakseimbangan dalam komposisi tim.

“Chelsea perlu menemukan cara menggabungkan talenta muda dengan pemain berpengalaman agar tercipta konsistensi dan keteraturan dalam sistem permainan,” ujar Desailly, dikutip dari Tribuna.

Menurutnya, minimnya sosok senior yang terbiasa tampil di level internasional membuat tim kehilangan arah dalam momen-momen krusial.

Baca Juga: Vinicius Jr Perpanjang Kontrak di Real Madrid hingga 2030, Gaji di Bawah Mbappe

Saat ini, hanya Enzo Fernandez yang dinilai memiliki peran signifikan di tim nasionalnya. Sementara itu, sejumlah pemain lain dinilai belum cukup matang untuk memikul tanggung jawab besar.

Desailly juga menyoroti inkonsistensi di sektor penjaga gawang dan kurangnya figur pemimpin di lini belakang. Bahkan, pemain bertahan seperti Wesley Fofana disebut belum menjadi pilihan utama di timnas Prancis.

Di lini depan, Chelsea dinilai kekurangan sosok striker kelas dunia yang mampu menjadi pembeda dalam situasi genting.

Baca Juga: Penyebab Pupuk Subsidi Langka di Karo: Banjir Aceh hingga Distribusi Tersendat

“Tim ini membutuhkan penyerang internasional yang bisa membaca momen penting dan menghadirkan kecemerlangan individu,” tegasnya.

Ia juga mengkritik beban berlebih yang ditanggung Enzo Fernandez. Gelandang asal Argentina itu dinilai harus menjalankan peran ganda, baik dalam bertahan bersama Moises Caicedo maupun membantu serangan ketika pemain seperti Cole Palmer kehilangan bola.

Kondisi tersebut mempertegas penilaian Desailly bahwa Chelsea saat ini belum memiliki keseimbangan ideal untuk bersaing di level tertinggi. (Dtc)

Editor : Editor Satu
#marcel desailly #chelsea