METRODAILY - Chelsea tengah mengalami periode sulit setelah menelan empat kekalahan beruntun di Premier League tanpa mencetak satu gol pun.
Hasil terbaru, The Blues kalah 0-1 dari Manchester United di Stamford Bridge, akhir pekan lalu.
Kondisi ini membuat Chelsea tertahan di peringkat keenam klasemen sementara dengan 48 poin dari 33 pertandingan, tertinggal tujuh angka dari zona Liga Champions.
Di tengah tekanan, manajer Liam Rosenior menegaskan tidak khawatir akan masa depannya di klub.
Baca Juga: Italia Cari Pelatih Baru Usai Gagal ke Piala Dunia, Ingin Guardiola
Ia mengklaim tetap mendapat dukungan penuh dari jajaran manajemen, termasuk direktur olahraga Chelsea.
“Dukungan 100 persen. Mereka mendukung saya dalam percakapan harian kami,” ujar Rosenior seperti dikutip dari BBC.
Proyek Jangka Panjang Jadi Alasan
Rosenior menegaskan bahwa dirinya masih menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub.
Pelatih berusia 41 tahun itu baru ditunjuk pada awal 2026 dengan kontrak berdurasi enam setengah tahun, setelah sebelumnya menangani Strasbourg.
Baca Juga: MU Buru Wonderkid Brasil 16 Tahun, Harga Dudu Tembus Rp700 Miliar
“Kami mengandalkan dukungan itu, tapi kami juga sadar harus segera meraih kemenangan,” katanya.
Rentetan hasil negatif memicu kritik dari suporter yang mulai meragukan kemampuan Rosenior dalam mengangkat performa tim.
Sejumlah fans bahkan mendesak manajemen untuk mengevaluasi posisi pelatih, mengingat target finis di zona Liga Champions mulai terancam.
Tantangan Besar di Sisa Musim
Dengan lima laga tersisa, Chelsea dituntut segera bangkit jika ingin menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Baca Juga: Real Madrid Kehilangan Stabilitas, Dampak Gonta-ganti Pelatih
Konsistensi performa menjadi kunci, terutama dalam memperbaiki lini serang yang tumpul dalam beberapa pertandingan terakhir. (dtc)