JAKARTA, METRODAILY – Jude Bellingham akhirnya buka suara soal musim berat yang ia jalani bersama Real Madrid. Cedera berulang disebut menjadi faktor utama yang mengganggu performa dan konsistensinya.
Gelandang asal Inggris itu mengakui bahwa musim 2025/2026 bukanlah periode yang mudah dalam kariernya.
Bellingham mengalami dua cedera signifikan musim ini:
- Juli 2025: Cedera bahu (63 hari absen)
- Februari 2026: Cedera lanjutan (44 hari absen)
Baca Juga: Newcastle Incar Jose Mourinho, Eddie Howe Terancam?
Total, ia melewatkan sedikitnya 15 pertandingan, baik bersama klub maupun tim nasional.
Bellingham menegaskan, tantangan terbesar bukan hanya fisik, tetapi mental.
“Hal tersulit adalah kembali dan mempersiapkan diri secara psikologis,” ujarnya.
Menurutnya, ritme permainan sangat berpengaruh:
- Semakin sering bermain → performa meningkat
- Terlalu lama absen → sulit kembali ke level terbaik
Perlahan Bangkit, Kepercayaan Diri Mulai Pulih
Meski sempat terhambat, Bellingham mulai menemukan kembali performanya.
Ia sudah kembali tampil dalam laga-laga penting melawan:
- Atlético Madrid
- Bayern Munich
- Real Mallorca
Pertandingan-pertandingan tersebut disebut membantu memulihkan kepercayaan dirinya.
Kasus cedera ini juga membuka satu fakta:
Real Madrid cukup bergantung pada Bellingham sebagai motor lini tengah.
Baca Juga: Performa Mandek, Chelsea Siap Jual Garnacho?
Ketika ia absen:
- Kreativitas tim menurun
- Transisi permainan kurang optimal
Ujian Musim Kedua: Naik Level atau Terhambat?
Musim ini menjadi ujian penting bagi Bellingham:
- Mampu bangkit dan stabil → naik ke level elite dunia
- Terus terganggu cedera → perkembangan bisa terhambat
Namun dengan usia yang masih muda, peluang bangkit tetap terbuka lebar. (dtc)