JAKARTA, METRODAILY – Dunia sepakbola berduka atas meninggalnya Alex Manninger dalam kecelakaan tragis di Salzburg, Austria, Kamis (16/4/2026).
Mantan penjaga gawang Juventus itu dilaporkan tewas setelah mobil yang dikemudikannya tertabrak kereta. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, terutama bagi sahabat dan mantan rekan setimnya.
Legenda Italia, Gianluigi Buffon, menjadi salah satu yang paling terpukul atas kabar tersebut.
Baca Juga: Real Madrid Bersiap Depak 8 Pemain dan Bidik 3 Kandidat Pelatih Top
Dalam unggahan emosionalnya, Buffon mengenang Manninger bukan hanya sebagai rekan setim, tetapi juga sosok yang dikaguminya.
“Setiap tetes air mata ini adalah kesedihan atas kehilangan seorang teman dan seseorang yang selalu saya kagumi,” tulis Buffon.
Lebih dari Sekadar Pelapis di Juventus
Manninger memperkuat Juventus pada 2008 hingga 2012, berperan sebagai pelapis Buffon. Meski jarang menjadi pilihan utama, ia dikenal sebagai sosok profesional dan rendah hati.
Baca Juga: Cabai Karo Tembus Kalimantan, Bupati Lepas 1 Ton Lebih ke Palangka Raya
Hubungan keduanya terjalin erat, tidak hanya di dalam lapangan, tetapi juga di luar sepakbola.
Dalam pesannya, Buffon juga menyinggung pilihan hidup Manninger yang berbeda dari kebanyakan pesepakbola.
Ia memilih menjauh dari hiruk-pikuk dunia sepakbola dan menikmati kehidupan sederhana:
- Hidup dekat alam
- Memancing
- Menghabiskan waktu bersama keluarga
“Kamu memilih hidup sederhana, mencari kebahagiaan di hal-hal kecil. Itulah prinsip hidupmu,” tulis Buffon.
Baca Juga: Kejar Predikat BB, Pemkab Karo Genjot SAKIP Lewat Coaching Clinic untuk OPD
Buffon menggambarkan Manninger sebagai sosok yang teguh pada prinsip dan tidak terjebak dalam tekanan dunia profesional yang keras.
Di tengah industri sepakbola yang kompetitif, Manninger justru memilih jalan hidup yang lebih tenang dan bebas.
Duka dari Dunia Sepakbola
Kepergian Manninger menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap sepakbola, ada sosok-sosok yang memilih jalannya sendiri dan meninggalkan kesan mendalam bagi orang-orang di sekitarnya. (dtc)