MADRID, METRODAILY – Barcelona harus menelan pil pahit tersingkir dari perempat final Liga Champions 2025/2026 meski menang 2-1 atas Atletico Madrid di leg kedua. Kartu merah Eric Garcia menjadi titik balik yang merusak rencana tim.
Bertanding di Stadion Metropolitano, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB, tim asuhan Hansi Flick tampil agresif sejak awal. Barcelona langsung unggul dua gol dalam 25 menit pertama melalui Lamine Yamal dan Ferran Torres.
Namun, keunggulan tersebut mulai tergerus setelah Atletico Madrid memperkecil ketertinggalan lewat gol Ademola Lookman pada menit ke-31.
Baca Juga: Kelurahan Martoba Sabet Juara Umum MTQN ke-55 Siantar Utara
Skor 2-1 bertahan hingga akhir laga, tetapi tidak cukup untuk meloloskan Barcelona. Mereka kalah agregat 2-3 setelah sebelumnya tumbang 0-2 pada leg pertama di Camp Nou.
Barcelona sebenarnya sempat menambah gol lewat Ferran Torres pada menit ke-55, namun dianulir wasit karena offside. Upaya untuk mencetak gol ketiga semakin sulit setelah Eric Garcia diusir keluar lapangan.
Bek Barcelona itu menerima kartu merah sekitar 15 menit jelang waktu normal usai, usai menjatuhkan Alexander Sorloth dari belakang dalam situasi satu lawan satu. Wasit menilai Garcia sebagai pemain terakhir yang menggagalkan peluang emas Atletico, sebelum mengonfirmasi keputusan melalui VAR.
Baca Juga: 35 Ribu Lowongan Dibuka! Rekrutmen Koperasi Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Insiden tersebut menjadi kartu merah kedua yang diterima Barcelona dalam dua laga melawan Atletico. Sebelumnya, Pau Cubarsi juga diusir pada leg pertama akibat pelanggaran serupa terhadap Giuliano Simeone.
Situasi bermain dengan 10 orang kembali merugikan Barcelona. Jika pada leg pertama mereka kebobolan dua gol, kali ini Blaugrana gagal menambah gol yang dibutuhkan untuk membalikkan agregat.
Gelandang Barcelona, Dani Olmo, mengakui timnya masih perlu banyak belajar, terutama dalam menghadapi tekanan di laga besar.
Baca Juga: Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji 2026, Kloter Pertama Berangkat 22 April
“Atletico adalah tim yang bermain bagus dan tahu bagaimana menyulitkan kami. Mereka memanfaatkan pressing kami yang terlambat,” ujar Dani Olmo kepada Marca.
Ia juga menyinggung sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya.
“Ada keputusan yang dipertanyakan seperti penalti dan kartu merah. Tapi itu bukan alasan. Kami masih sangat muda dan harus terus berkembang,” tegasnya.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Barcelona terkait disiplin pemain dalam laga krusial, yang kembali menjadi faktor penentu kegagalan mereka di kompetisi elite Eropa. (Dtc)
Editor : Editor Satu