LONDON, METRODAILY — Roberto De Zerbi menegaskan komitmennya untuk bertahan lama bersama Tottenham Hotspur. Pelatih asal Italia itu tak ingin lagi dikenal sebagai “kutu loncat” dalam karier kepelatihannya.
De Zerbi resmi ditunjuk menggantikan Igor Tudor di kursi manajer Tottenham. Ia langsung dihadapkan pada misi berat: menyelamatkan Spurs dari ancaman degradasi di Premier League.
Saat ini, Tottenham terpuruk di peringkat ke-17 klasemen dan hanya terpaut satu poin dari zona degradasi. Lebih buruk lagi, klub asal London Utara itu belum meraih satu pun kemenangan sepanjang tahun ini.
Baca Juga: Buffon Ikut Mundur Buntut Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Penunjukan De Zerbi juga tak lepas dari kontroversi. Sebagian suporter menyoroti dukungannya terhadap Mason Greenwood, mantan anak asuhnya di Olympique de Marseille, yang sempat terlibat kasus hukum di Inggris.
Di sisi lain, rekam jejak De Zerbi yang jarang bertahan lama di klub juga menjadi sorotan. Setelah tiga tahun di US Sassuolo, ia tidak pernah mencapai dua tahun di Shakhtar Donetsk, Brighton & Hove Albion, maupun Marseille—sebagian besar karena konflik dengan manajemen.
Menanggapi keraguan tersebut, De Zerbi menegaskan tekadnya untuk membangun proyek jangka panjang di Tottenham.
Baca Juga: Salah Urungkan Hengkang Gara-gara Nasihat Steven Gerrard
“Saya sangat bangga berada di sini. Ini klub besar dan saya ingin memberikan yang terbaik. Saya ingin bertahan lama di sini,” ujar De Zerbi di situs resmi klub.
Laga debut De Zerbi bersama Tottenham dijadwalkan pada 12 April melawan Sunderland. Pertandingan tersebut akan menjadi awal dari upaya krusial menyelamatkan Spurs dari degradasi. (Dtc)
Editor : Editor Satu