Meski saat ini Persib berada di puncak klasemen dengan koleksi 58 poin, tekanan belum sepenuhnya reda. Maung Bandung hanya unggul empat poin dari Borneo FC yang menguntit di posisi kedua.
Dengan sembilan pertandingan tersisa, persaingan menuju gelar juara dipastikan masih terbuka lebar.
Baca Juga: Gapura Roboh di Siantar, Pengendara Motor Tertimpa Usai Tersangkut Truk Fuso
Dion menegaskan seluruh pemain diminta menjaga fokus tinggi dan memperlakukan setiap laga sebagai partai penentuan.
“Kami melihat setiap pertandingan sebagai final. Jika kami tetap berkomitmen dan bekerja keras bersama, peluang untuk menang akan terbuka,” ujar Dion.
Pemain berusia 20 tahun itu juga menekankan pentingnya menjaga ketenangan di tengah tekanan perebutan gelar. Menurutnya, Persib tidak perlu mengubah pendekatan yang selama ini sudah berjalan efektif.
Baca Juga: Rumah Polwan Dibobol Maling, Polisi Tangkap 3 Pelaku dalam Semalam
“Kalau kami bisa terus melakukan apa yang sudah dilakukan sebelumnya, peluang juara ada. Tidak ada yang perlu ditakutkan,” katanya.
Ujian terdekat Persib akan datang saat menghadapi Semen Padang dalam laga tandang di Stadion H. Agus Salim pada 5 April 2026, usai jeda kompetisi.
Pertandingan tersebut menjadi salah satu dari rangkaian laga krusial yang akan menentukan konsistensi Persib dalam menjaga posisi puncak hingga akhir musim.
Dengan margin poin yang masih tipis, setiap hasil pertandingan berpotensi mengubah peta persaingan gelar, menjadikan sembilan laga tersisa sebagai fase penentuan bagi ambisi juara Persib. (dtc)
Editor : Editor Satu