Indonesia harus puas menjadi runner-up setelah takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026). Gol tunggal Bulgaria dicetak Marin Petkov melalui penalti pada menit ke-37.
Secara permainan, Indonesia tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 71 persen. Namun, keunggulan itu tidak mampu dikonversi menjadi gol.
Sepanjang laga, Garuda hanya mencatatkan enam tembakan dengan satu yang tepat sasaran. Tiga peluang lainnya melenceng, bahkan dua di antaranya membentur mistar gawang.
Baca Juga: Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026 karena Tumpul di Depan Gawang
Sebaliknya, Bulgaria tampil lebih efektif. Tim asuhan Aleksandar Dimitrov mampu menciptakan sembilan peluang, dengan empat mengarah ke gawang dan satu berbuah gol.
Herdman mengakui bahwa timnya sebenarnya mampu membangun serangan dengan baik hingga sepertiga akhir lapangan. Namun, sentuhan akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
Ia juga menilai masuknya Dony Tri Pamungkas dan Beckham Putra pada babak kedua memberi dampak positif terhadap intensitas serangan.
Baca Juga: Vietnam vs Malaysia Tetap Panas Meski Menentukan, Vietnam Incar Sempurna
“Kami bermain melawan Bulgaria, tim tradisional Eropa. Indonesia, menurut saya, mengendalikan sebagian besar permainan hingga di sepertiga akhir lapangan,” ujar Herdman usai pertandingan.
“Dalam 20 menit terakhir dengan Beckham dan Dony Tri, kami melihat peningkatan kualitas saat permainan lebih terbuka. Kami akan terus bekerja di area itu,” lanjutnya.
Herdman menegaskan, pembenahan lini depan akan menjadi fokus utama dalam waktu dekat. Ia optimistis peningkatan efektivitas akan datang seiring proses yang terus berjalan.
“Ini akan menjadi proses progresif, tetapi kami sudah hampir menang malam ini. Kami bisa mendapatkan hasil lebih baik dan akan terus bekerja,” kata Herdman.
Baca Juga: Indonesia Tumbang di Final FIFA Series 2026, Penalti Jadi Penentu Kemenangan Bulgaria
Kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi Timnas Indonesia untuk meningkatkan ketajaman, terutama dalam memanfaatkan peluang di laga-laga berikutnya. (Dtc)
Editor : Editor Satu