BERGAMO, METRODAILY – Italia akan menghadapi Irlandia Utara pada semifinal play-off Piala Dunia FIFA 2026, Jumat (27/3/2026) dini hari WIB.
Pemenang laga ini akan melaju ke final dan bertemu pemenang duel antara Wales kontra Bosnia & Herzegovina.
Secara kualitas, Italia diunggulkan. Namun, sejarah menjadi beban berat. Gli Azzurri gagal lolos di fase yang sama dalam dua edisi sebelumnya—fakta yang kini membayangi persiapan tim.
Pelatih Irlandia Utara, Michael O'Neill, bahkan secara terbuka menyebut tekanan lebih besar berada di kubu Italia.
Baca Juga: Dean James Dicoret dari Timnas Indonesia, Ini Alasannya
Menurutnya, timnya tidak memiliki beban signifikan jika gagal, berbeda dengan Italia yang membawa ekspektasi besar.
Gattuso Pilih Stadion Kecil Redam Tekanan
Pelatih Italia, Gennaro Gattuso, mengambil langkah tak biasa dengan memilih Stadio Atleti Azzurri d'Italia sebagai venue pertandingan.
Stadion berkapasitas di bawah 24 ribu penonton itu dinilai mampu meredam tekanan dibanding stadion besar seperti San Siro.
Keputusan ini mencerminkan pendekatan psikologis untuk menjaga fokus pemain di laga krusial.
Baca Juga: Maguire Siap Bertahan di MU, Tapi Pasang Syarat: Bukan Sekadar Loyalitas!
Di sisi lain, striker Italia Mateo Retegui menolak narasi tekanan yang berlebihan.
Ia justru menegaskan tim dalam kondisi penuh motivasi dan antusias menyambut laga penentuan ini.
“Kami ingin membuktikan bahwa tim ini siap untuk tantangan besar,” ujarnya.
Laga Penentuan Reputasi
Pertandingan ini bukan hanya soal tiket ke Piala Dunia, tetapi juga menyangkut gengsi dan reputasi Italia sebagai kekuatan besar sepak bola dunia.
Kemenangan akan membuka jalan menuju pemulihan reputasi. Sebaliknya, kegagalan bisa memperpanjang krisis kepercayaan terhadap tim. (dtc)