BRASIL, METRODAILY – Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencetak sejarah di ajang Moto3 Brasil 2026 setelah berhasil finis di posisi ketiga.
Hasil ini menjadi podium perdana bagi pebalap Indonesia di kelas Moto3.
Balapan yang digelar di Sirkuit Ayrton Senna pada Minggu (22/3/2026) itu menjadi panggung pembuktian Veda. Membela Honda Team Asia, ia tampil konsisten sejak sesi latihan hingga balapan utama.
Mengendarai motor NSF250RW, rider asal Gunungkidul tersebut mampu bersaing di barisan depan dan finis di belakang Maximo Quiles serta Adrian Fernandez. Veda hanya terpaut +4,315 detik dari pemenang lomba.
Capaian ini menjadi tonggak penting bagi dunia balap Indonesia, mengingat belum pernah ada pebalap Tanah Air yang mampu naik podium di kejuaraan dunia Moto3 sebelumnya.
Meski tampil impresif, Veda mengaku tak menyangka bisa langsung meraih podium di awal musim.
“Saya bangga bisa meraih hasil ini, ini adalah pencapaian terbesar saya saat ini. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas dukungannya. Saya tidak menyangka bisa naik podium secepat ini,” ujar Veda, dikutip dari situs resmi Honda Racing Corporation.
Ia menambahkan, kepercayaan diri sudah muncul sejak awal akhir pekan balapan. Karakter sirkuit yang sesuai serta setelan motor yang optimal menjadi faktor kunci performanya.
“Sejak pertama melihat lintasan, saya langsung menyukainya. Dengan motor ini saya merasa percaya diri sejak awal. Tim juga melakukan pekerjaan luar biasa dalam penyetelan motor,” jelasnya.
Hasil di Brasil turut mengangkat posisi Veda di klasemen sementara Moto3.
Ia kini menempati peringkat ketiga dengan 27 poin, di bawah Maximo Quiles yang memimpin dengan 48 poin dan Marco Morelli di posisi kedua dengan 28 poin.
Musim masih panjang, namun performa awal ini menjadi sinyal kuat bahwa Veda Ega Pratama berpotensi menjadi penantang serius di papan atas Moto3 musim 2026. (Dtc)
Editor : Editor Satu