Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Tanpa Lautaro dan Thuram, Inter Mandul Saat Lawan Milan

Editor Satu • Selasa, 10 Maret 2026 | 07:30 WIB

Pemain Inter Milan berusaha menembus pertahanan AC Milan dalam Derby Milan di San Siro. Nerazzurri kalah 0-1 meski tampil dominan.
Pemain Inter Milan berusaha menembus pertahanan AC Milan dalam Derby Milan di San Siro. Nerazzurri kalah 0-1 meski tampil dominan.

MILAN, MEtRODAILY – Inter Milan harus mengakui keunggulan rival sekota AC Milan setelah kalah 0-1 dalam Derby Milan pada lanjutan Serie A di Stadion San Siro, Senin (9/3/2026).

Meski tampil dominan sepanjang pertandingan, Inter gagal memaksimalkan peluang yang dimiliki. Gol tunggal kemenangan Milan dicetak oleh Pervis Estupinan pada menit ke-35.

Kekalahan ini membuat jarak Inter dengan Milan di papan atas klasemen semakin menipis.

Inter masih memimpin klasemen, namun Milan di posisi kedua kini mengoleksi 60 poin dan hanya terpaut tujuh angka.

Inter Dominan, Tapi Minim Ancaman

Secara statistik, Nerazzurri tampil lebih dominan dibandingkan Milan. Inter menguasai bola hingga 62 persen, sementara Milan hanya mencatatkan 38 persen penguasaan bola.

Namun dominasi tersebut tidak diikuti dengan efektivitas di lini depan.

Absennya dua penyerang utama Inter, Lautaro Martinez dan Marcus Thuram, sangat terasa. Lautaro masih menepi akibat cedera, sedangkan Thuram absen karena sakit.

Tanpa keduanya, Inter tampil kurang tajam. Dari sembilan percobaan tembakan yang dilepaskan, hanya satu yang tepat mengarah ke gawang.

Chivu Akui Inter Kesulitan Tembus Pertahanan Milan

Pelatih Inter, Cristian Chivu, mengakui timnya kesulitan menembus pertahanan rapat Milan meski mampu menguasai permainan.

"Kami mencoba meningkatkan tempo permainan setelah jeda dan bermain lebih baik secara sporadis, menciptakan peluang bagus melalui Dimarco," kata Chivu kepada Football Italia.

Menurutnya, Inter sudah mencoba berbagai cara untuk membongkar pertahanan Milan.

Baca Juga: Lionel Messi Dekati 900 Gol, Peluang Tembus 1.000 Masih Terbuka

"Kami mencoba segala cara untuk mengepung blok pertahanan mereka yang rapat, tetapi tidak mampu menembusnya," ujarnya.

"Kami sampai ke garis gawang, tetapi tanpa peluang yang benar-benar jelas. Umpan silang juga sering dipatahkan bek mereka karena kami tidak pernah berada di posisi yang tepat," lanjut Chivu.

Kekalahan ini menjadi peringatan bagi Inter yang masih memimpin klasemen Serie A, terutama jika ingin menjaga jarak dari para pesaing di papan atas. (Dtc)

Editor : Editor Satu
#ac milan #inter milan #Derby Milan