MANSFIELD, METRODAILY – Arsenal FC memastikan tiket perempatfinal FA Cup setelah menundukkan Mansfield Town FC dengan skor 2-1 di One Call Stadium.
Gol kemenangan Arsenal dicetak Eberechi Eze, sementara gol pembuka tim tamu datang dari Noni Madueke. Mansfield sempat memberi perlawanan sengit lewat gol Will Evans.
Meski mendapat tekanan dari tim League One tersebut, Arsenal tetap mampu menunjukkan kualitas dan kedalaman skuad mereka.
Bahkan, sejumlah statistik menegaskan tim asuhan Mikel Arteta itu jauh dari label “membosankan”.
Gol Spektakuler Penentu Kemenangan
Gol penentu kemenangan Arsenal dicetak Eze lewat tembakan keras yang tak mampu dihentikan kiper Mansfield.
Selebrasi khas pemain internasional Inggris itu sempat mendapat cemoohan ringan dari suporter tuan rumah, namun sang pemain menanggapinya dengan senyum.
Gol tersebut memastikan Arsenal tetap unggul hingga akhir pertandingan sekaligus mengamankan tempat di babak delapan besar Piala FA.
Berani Turunkan Pemain 16 Tahun
Arteta juga membuat keputusan berani dengan menurunkan dua pemain akademi berusia 16 tahun, yakni Max Dowman dan Marli Salmon.
Langkah itu menjadi catatan unik karena jarang terjadi seorang manajer klub Premier League memainkan dua pemain berusia 16 tahun sekaligus di laga kompetitif.
Meski bermain di lapangan yang tidak ideal, keduanya tetap menunjukkan karakter kuat. Salmon bahkan sempat memenangi duel fisik melawan striker berpengalaman Mansfield, Rhys Oates.
100 Gol Musim Ini
Gol Madueke pada pertandingan tersebut menjadi gol ke-100 Arsenal di semua kompetisi musim ini. Catatan ini mempertegas produktivitas The Gunners.
Menariknya, 100 gol tersebut dicetak oleh 19 pemain berbeda, menunjukkan distribusi kontribusi yang merata di dalam skuad.
Musim lalu, Arsenal baru mencapai 100 gol pada 20 April. Artinya, musim ini mereka mencapainya jauh lebih cepat.
Rekor Kemenangan Mengagumkan
Hingga saat ini Arsenal telah memainkan 46 pertandingan di semua kompetisi dengan hasil:
- 35 kemenangan
- 8 hasil imbang
- 3 kekalahan
Tiga kekalahan tersebut bahkan terjadi karena gol di menit-menit akhir.
Statistik ini menunjukkan konsistensi tinggi Arsenal sepanjang musim, sekaligus membantah anggapan bahwa permainan mereka membosankan.
Tetap Tangguh Meski Ditekan
Pada babak pertama laga melawan Mansfield, Arsenal bahkan menghadapi 11 tembakan dari lawan—jumlah terbanyak yang mereka terima dalam satu babak musim ini.
Tekanan itu akhirnya berbuah gol bagi Mansfield melalui Evans di awal babak kedua. Namun kualitas individu Arsenal kembali menentukan, ketika Eze mencetak gol kemenangan lewat penyelesaian kelas internasional.
Dengan performa konsisten, kedalaman skuad kuat, serta kontribusi dari banyak pemain, Arsenal kembali membuktikan diri sebagai salah satu tim paling berbahaya musim ini. (Tm)
Editor : Editor Satu