METRODAILY - Liverpool F.C. kembali menelan hasil buruk setelah takluk 1-2 dari Wolverhampton Wanderers F.C. dalam lanjutan Liga Inggris, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB.
Bermain di Molineux Stadium, Liverpool sejatinya tampil dominan dalam penguasaan bola. Namun efektivitas menjadi masalah utama, hingga akhirnya mereka pulang tanpa poin.
Babak pertama berakhir tanpa gol. Liverpool mengontrol jalannya laga, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih.
Wolves memilih bertahan dalam dan menunggu momentum serangan balik.
Dominasi tanpa ketajaman itu berlanjut hingga jeda.
Gol Balasan Tak Cukup
Memasuki babak kedua, intensitas meningkat. Kebuntuan pecah pada menit ke-78 saat Rodrigo Gomes membawa Wolves unggul 1-0 lewat skema serangan cepat.
Mohamed Salah sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-83 usai memanfaatkan kesalahan lini belakang tuan rumah.
Namun drama terjadi di masa injury time. Tembakan jarak jauh Andre Trindade membentur pemain lawan dan mengecoh Alisson Becker. Skor 2-1 untuk Wolves bertahan hingga peluit akhir.
Van Dijk: Kami Sering Salah Keputusan
Bek sekaligus kapten Liverpool, Virgil van Dijk, mengakui timnya masih kerap membuat keputusan yang keliru dalam situasi krusial.
“Sebagai tim, kami ingin memulai pertandingan sebaik mungkin dan di pertandingan terakhir kami melakukannya. Hari ini kami menguasai bola sebagian besar waktu, tetapi kami masih membuat keputusan yang salah. Kami bisa menemukan hasil akhirnya,” kata Van Dijk dikutip dari BBC.
Ia menambahkan, kebobolan di menit akhir menjadi pukulan tersendiri setelah lini belakang sempat mencatatkan beberapa clean sheet dalam laga sebelumnya.
“Kebobolan selalu membuat frustrasi. Pertahanan kami sebenarnya sangat solid belakangan ini, tetapi begitulah adanya. Kami harus segera melupakan kekalahan ini karena akan kembali ke sini dalam beberapa hari untuk Piala FA,” tegasnya.
Liverpool dijadwalkan kembali menghadapi Wolves di stadion yang sama pada ajang Piala FA dalam waktu dekat. (Dtc)
Editor : Editor Satu