BERNABEU, METRODAILY - Getafe CF akhirnya mengakhiri penantian panjang 18 tahun untuk menang di markas Real Madrid. Kemenangan 1-0 pada pekan ke-26 La Liga 2025/2026 di Santiago Bernabeu menjadi momen bersejarah bagi Azulones.
Madrid tampil dominan dengan 18 attempts dan tujuh di antaranya tepat sasaran. Namun buruknya penyelesaian akhir membuat tuan rumah gagal mencetak gol.
Sebaliknya, Getafe yang hanya mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran mampu memaksimalkan peluang.
Satriano Jadi Pembeda
Gol tunggal kemenangan dicetak Martin Satriano pada menit ke-39. Sepakan volinya tak mampu dibendung Thibaut Courtois.
Kiper Getafe, David Soria, tampil gemilang sepanjang laga dengan menggagalkan seluruh peluang Madrid.
Hasil ini sekaligus memberi Madrid kekalahan kedua beruntun setelah sebelumnya takluk dari Osasuna. Los Blancos kini tertinggal empat poin dari FC Barcelona di puncak klasemen.
Rekor Buruk yang Akhirnya Patah
Kemenangan ini terasa spesial bagi Getafe. Terakhir kali mereka menang di kandang Madrid terjadi pada 25 Februari 2008 dengan skor identik 1-0.
Sejak saat itu, Getafe hanya mampu mencatat empat hasil imbang dan menelan 37 kekalahan dari total 41 lawatan ke Bernabeu. Bahkan sebelum laga ini, mereka selalu kalah dalam delapan pertemuan terakhir kontra Madrid.
Bek Getafe, Kiko Femenia, mengakui kemenangan di Bernabeu bukan perkara mudah.
“Sangat sulit untuk main di sini. Kami harus mengapresiasi tim, kami tampil luar biasa di belakang dan mencetak gol ketika ada kesempatan. Kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol dari serangan balik,” ujar Femenia kepada DAZN.
Kemenangan ini tak hanya mendongkrak posisi Getafe di papan tengah, tetapi juga menghapus kutukan panjang yang membayangi mereka hampir dua dekade. (Dtc)
Editor : Editor Satu