JAKARTA, METRODAILY – AC Milan menghadapi ujian berat usai menang 2-0 atas Cremonese. Rossoneri kini ditantang rival sekota, Inter Milan, dalam laga bertajuk Derby della Madonnina yang berpotensi menentukan arah perburuan Scudetto.
Milan sempat tersendat setelah hanya meraih satu poin dalam dua laga beruntun. Namun kemenangan di markas Cremonese mengembalikan kepercayaan diri tim.
Dua gol kemenangan dicetak oleh Strahinja Pavlovic dan Rafael Leao di pengujung pertandingan.
Selisih 10 Poin, Laga Penentuan?
Tambahan tiga poin menjaga Milan di posisi kedua klasemen Serie A. Leao dan kolega kini unggul empat poin atas juara bertahan Napoli di peringkat ketiga, tetapi masih tertinggal 10 angka dari Inter selaku capolista.
Akhir pekan nanti, duel krusial akan digelar di San Siro. Dengan kompetisi masih menyisakan 10 pertandingan, laga ini dinilai sebagai kesempatan terakhir Milan untuk memangkas jarak dan menjaga asa juara tetap hidup.
Sebaliknya, kekalahan bisa membuat peluang Rossoneri menipis secara signifikan.
Allegri: Fokus Raih Poin Maksimal
Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, memilih bersikap realistis. Ia menilai keunggulan 10 poin Inter bukan jarak yang mudah dikejar.
“Memulai kembali persaingan? Nerazzurri punya keunggulan 10 poin, dan itu tidak akan mudah,” ujar Allegri dikutip ANSA. “Mereka sangat konsisten di fase musim ini.”
Allegri menegaskan timnya harus fokus pada performa sendiri hingga akhir musim.
“Kami harus mengikuti jalan kami sendiri dan menuju akhir musim dengan meraih sebanyak mungkin poin,” tegasnya.
Modal Positif dari Putaran Pertama
Milan memiliki kenangan manis pada pertemuan pertama musim ini. Rossoneri menang 1-0 atas Inter pada November lalu berkat gol Christian Pulisic di awal babak kedua.
Kini, Derby della Madonnina jilid kedua akan menjadi panggung pembuktian: apakah Milan masih punya daya gedor untuk menghidupkan perburuan Scudetto, atau justru harus mengakui dominasi Inter musim ini. (Dtc)
Editor : Editor Satu