LONDON, METRODAILY – Chelsea bertekad memutus tren buruk saat menghadapi Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris akhir pekan ini.
Manajer Liam Rosenior menegaskan tak ingin kembali menelan kekalahan dari rival sekota tersebut.
Duel Premier League antara Arsenal vs Chelsea digelar di Emirates Stadium, Minggu (1/3/2026) dini hari WIB.
Arsenal saat ini kokoh di puncak klasemen dengan 61 poin, unggul lima angka dari Manchester City. Chelsea berada di peringkat kelima dengan 45 poin dan masih berjuang menembus zona Liga Champions.
Rekor Buruk di Bawah Rosenior
Ini menjadi pertemuan ketiga Chelsea asuhan Liam Rosenior melawan Arsenal sepanjang musim 2025/2026. Pada dua laga sebelumnya di semifinal Carabao Cup, The Blues selalu kalah.
Arsenal menang 3-2 pada leg pertama dan kembali unggul 1-0 di leg kedua. Hasil tersebut mengantar Meriam London melaju ke final untuk menghadapi Manchester City.
Rosenior mengakui kekalahan di ajang tersebut, namun meminta agar situasi saat itu dilihat secara proporsional.
Ia baru empat hari menangani Chelsea ketika leg pertama semifinal digelar, ditambah masalah ketersediaan pemain.
“Dalam sebagian besar pertandingan, Anda selalu kecewa kalah di semifinal, tetapi ada masalah ketersediaan pemain. Untuk leg pertama, saya baru berada di klub selama empat hari,” ujar Rosenior, dikutip dari Football London.
Menurutnya, Chelsea kini berada dalam kondisi yang lebih siap dibandingkan saat pertemuan sebelumnya.
“Kita perlu melihatnya dalam konteks yang tepat. Dengan bola, mungkin kami bisa lebih agresif untuk mencoba mendapatkan hasil yang diinginkan,” tambahnya.
Rosenior menyadari Arsenal tetap menjadi lawan berat, apalagi dengan posisi mereka di puncak klasemen. Namun ia menegaskan duel ini akan berjalan seimbang.
“Kami paham ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Namun mereka juga tahu ini akan menjadi laga yang susah buat mereka,” tegasnya.
Derby London ini tak hanya soal gengsi, tetapi juga krusial bagi Chelsea untuk menjaga peluang finis di empat besar Premier League musim ini. (Dtc)
Editor : Editor Satu