Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Lupakan Kekalahan, Inter Milan Siap Tampil Agresif Habis-habisan

Editor Satu • Rabu, 25 Februari 2026 | 06:50 WIB

Pemain Inter Milan jelang laga hidup-mati kontra BodoGlimt di Giuseppe Meazza.
Pemain Inter Milan jelang laga hidup-mati kontra BodoGlimt di Giuseppe Meazza.

METRODAILY - Inter Milan menegaskan telah melupakan kekalahan 1-3 dari Bodo/Glimt pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions.

Pada leg kedua di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (24/2/2026), Nerazzurri menghadapi misi berat: menang dengan selisih minimal dua gol untuk memaksakan perpanjangan waktu, atau tiga gol untuk lolos langsung ke babak 16 besar.

Di kandang Bodo/Glimt, Inter sebenarnya sempat menyamakan kedudukan setelah tertinggal lebih dulu lewat gol Sondre Fet.

Baca Juga: Dipermalukan Arsenal, Tottenham Terancam Degradasi?

Gol balasan dicetak Francesco Pio Esposito. Namun, juara Norwegia itu menghukum Inter dengan dua gol cepat dalam rentang tiga menit melalui Jens Petter Hauge dan Kasper Hogh.

Kelemahan transisi bertahan dan konsentrasi di momen krusial menjadi faktor utama kekalahan tersebut.

Chivu: Inter Akan Main Menyerang

Pelatih Inter, Cristian Chivu, mengakui kekecewaannya atas hasil leg pertama. Namun ia memastikan tim sudah mengalihkan fokus sepenuhnya ke laga penentuan.

Baca Juga: Mohamed Salah Mandul 9 Laga Beruntun! Rekor Terburuknya di Liverpool

“Seharusnya kami bisa bermain lebih baik, dan ada banyak kekecewaan. Tapi kami sudah melupakan itu dan sekarang saya fokus pada pendekatan dan kepercayaan diri kami — untuk menjadi versi terbaik dari diri kami sendiri dan mengetahui bahwa kami bisa membalikkan keadaan,” ujar Chivu dikutip dari situs UEFA.

Chivu menegaskan Inter akan tampil agresif sejak awal untuk mengejar defisit agregat.

“Ini akan menjadi pertandingan menyerang, pendekatan kami akan agresif. Kami harus siap bermain bahkan selama 120 menit.”

Dengan agregat 1-3, Inter tidak punya ruang untuk pendekatan hati-hati. Gol cepat akan menjadi kunci untuk mengubah momentum.

Baca Juga: Diduga Hina Vinicius, Prestianni Diskors UEFA! Absen Lawan Madrid

Bodo/Glimt diprediksi tetap berbahaya dalam skema serangan balik cepat, seperti yang mereka tunjukkan di leg pertama. Artinya, Inter wajib menjaga keseimbangan antara agresivitas dan disiplin lini belakang.

Ujian Mental Nerazzurri

Pertandingan ini bukan hanya soal taktik, tetapi juga soal mentalitas. Bermain di hadapan publik Giuseppe Meazza, Inter dituntut menunjukkan karakter tim besar Eropa.

Apakah Nerazzurri mampu membalikkan agregat dan menghindari tersingkir lebih cepat dari Liga Champions? Leg kedua ini akan menjadi ujian terbesar mereka musim ini. (dtc)

Editor : Editor Satu
#Bodo/Glimt #inter milan