METRODAILY - Liverpool meraih kemenangan dramatis 1-0 di markas Nottingham Forest, City Ground, Minggu (22/2/2026) malam WIB. Gol tunggal dicetak Alexis Mac Allister pada menit ke-97.
Namun di balik tiga poin penting itu, sorotan tertuju pada performa Mohamed Salah yang kembali gagal mencetak gol.
Salah tampil sebagai starter dan bermain selama 77 menit sebelum digantikan Rio Ngumoha.
Baca Juga: Diduga Hina Vinicius, Prestianni Diskors UEFA! Absen Lawan Madrid
Statistiknya mengkhawatirkan:
-
51 sentuhan bola
-
0 tembakan
-
2 sentuhan di kotak penalti
-
1 peluang tercipta
Tanpa gol maupun assist, kontribusinya di laga ini nyaris tak terlihat di area sepertiga akhir.
Puasa Gol 9 Laga Liga Inggris
Kegagalan membobol gawang Forest membuat Salah mencatatkan rekor negatif dalam kariernya di Anfield.
Untuk pertama kalinya sejak bergabung pada 2017, ia gagal mencetak gol dalam sembilan pertandingan Liga Inggris berturut-turut.
Baca Juga: Pelari Indonesia Tembus Elite Asia! Daniel Top 8 di Jepang, Irma di Korsel
Gol terakhirnya di kompetisi domestik tercipta saat menghadapi Aston Villa pada 2 November, ketika Liverpool menang 2-0.
Sejak kembali dari Piala Afrika, grafik performa Salah menurun. Ia hanya mencatatkan dua gol dan tiga assist di seluruh ajang.
Musim ini, Salah baru mengoleksi empat gol dari 17 kali menjadi starter di Liga Inggris — menjadi rasio terburuknya sepanjang berseragam Liverpool.
Penurunan produktivitas ini datang di fase krusial, saat Liverpool membutuhkan konsistensi gol untuk mengamankan posisi empat besar.
Baca Juga: Bungkam Rumor Tinggalkan Al Nassr, Ronaldo Tegas: Saya Milik Arab Saudi!
Tantangan di Fase Penentuan
Liverpool memang berhasil mengamankan kemenangan penting, tetapi tumpulnya Salah menjadi pekerjaan rumah serius bagi tim pelatih.
Sebagai poros serangan dan top skor klub dalam beberapa musim terakhir, kebangkitan Salah akan sangat menentukan peluang The Reds dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan.
Apakah tren negatif ini hanya fase sementara, atau pertanda penurunan yang lebih dalam? Waktu akan menjawab, tetapi tekanan jelas semakin besar di pundak sang bintang Mesir. (dtc)
Editor : Editor Satu