MEDAN, METRODAILY – Kejuaraan karate Kajatisu Cup II Tahun 2026 resmi ditutup Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Harli Siregar di Gedung Olahraga Pancing, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (15/2/2026).
Kontingen Ikanas Sumut keluar sebagai juara umum, disusul Shindoka di peringkat kedua dan Wadokai di posisi ketiga.
Penutupan kejuaraan dihadiri Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Sumatera Utara Rahmatsyah, Ketua Panitia Edmon Purba, unsur pengurus Forki, jajaran kejaksaan, serta ribuan karateka peserta turnamen.
Dalam sambutannya, Harli Siregar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan yang berjalan tertib dan sportif.
Baca Juga: Dikebut! Rico Waas Targetkan Stadion Teladan Siap Jadi Venue AFF U-20
Ia menilai antusiasme peserta sangat tinggi dengan jumlah karateka yang terdaftar mencapai lebih dari 1.500 orang.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, wasit, atlet, pelatih, dan orang tua yang telah mendukung kejuaraan ini. Momentum ini diharapkan menjadi batu loncatan menuju ajang nasional,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan selamat kepada para juara dan mendorong para atlet terus meningkatkan latihan dan semangat kompetisi.
Ketua Forki Sumut Rahmatsyah turut mengapresiasi pelaksanaan turnamen dan berharap kejuaraan serupa ke depan dapat digelar lebih besar untuk mencetak karateka berprestasi.
Baca Juga: Prabowo Anugerahkan Satyalancana Wira Karya ke Kapolda Sumut
Prosesi penutupan ditandai dengan pengalungan medali dan penyerahan piagam penghargaan serta dana pembinaan kepada para juara oleh Kajati Sumut didampingi Ny. Tiurmaida Harli Siregar dan panitia.
Kasi Penerangan Hukum Kejati Sumut Rizaldi menyebut kejuaraan digelar tanpa sponsorship dengan koordinasi panitia yang dinilai solid. Ia menilai dukungan Kajati Sumut terhadap pembinaan olahraga memberi dampak positif bagi pengembangan generasi muda di Sumatera Utara.
Sebelum penutupan, Ketua Panitia Edmon Purba menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan dan menetapkan hasil akhir kejuaraan: Ikanas Sumut-A sebagai juara umum, Shindoka peringkat kedua, dan Wadokai peringkat ketiga. (rel/sya)
Editor : Editor Satu