RIYADH, METRODAILY – Drama Cristiano Ronaldo dengan manajemen Al Nassr akhirnya berakhir.
Megabintang asal Portugal itu dipastikan siap kembali bermain setelah sempat mogok tampil dalam dua laga terakhir Saudi Pro League.
ESPN melaporkan, ketegangan bermula dari ketidakpuasan Ronaldo terhadap Public Investment Fund (PIF), pemegang saham mayoritas Al Nassr, Al Hilal, Al Ittihad, dan Al Ahli.
CR7 menilai Al Nassr tidak mendapat dukungan dana yang cukup pada bursa transfer musim dingin Januari 2026.
Baca Juga: Gelar Juara Nyaris Lepas, Liverpool Kini Fokus Amankan Posisi 4 Besar
Situasi tersebut kontras dengan Al Hilal yang mampu mendatangkan Karim Benzema dari Al Ittihad. Kedatangan Benzema semakin memperkuat Al Hilal yang saat ini memimpin klasemen Saudi Pro League.
Ketidakpuasan itu berujung pada aksi mogok bermain Ronaldo dalam dua pertandingan. Meski tanpa sang kapten, Al Nassr tetap meraih hasil positif dengan kemenangan 1-0 atas Al Riyadh dan 2-0 saat menghadapi Al Ittihad.
Spekulasi pun merebak. Ronaldo dikabarkan berpeluang dilepas pada musim panas mendatang, sementara pemerintah Arab Saudi disebut tidak senang dengan sikap sang bintang yang menerima gaji besar.
Baca Juga: Cremonese Tumbang di Kandang Atalanta, Emil Audero Kebobolan Dua Gol
Namun, situasi mulai mencair setelah PIF menggelar pertemuan langsung dengan Ronaldo. Dalam pertemuan tersebut, CR7 dikabarkan menyetujui kembali bermain setelah sejumlah tuntutannya dipenuhi.
Salah satu tuntutan utama Ronaldo adalah pengembalian otonomi manajemen klub kepada jajaran eksekutif Al Nassr. Ia juga meminta klub melunasi tunggakan gaji beberapa pemain.
Direktur Olahraga Al Nassr Simao Coutinho dan CEO Jose Semedo kini telah kembali menjalankan tugasnya. Keduanya sebelumnya sempat diskors oleh PIF di tengah polemik mogok bermain Ronaldo.
Baca Juga: Julian Alvarez Kian Dekat ke Chelsea, Barcelona Ikut Mengintai
Musim ini, Cristiano Ronaldo telah mencatatkan 22 penampilan bersama Al Nassr dengan torehan 18 gol dan tiga assist. Al Nassr saat ini menempati posisi kedua klasemen, hanya terpaut satu poin dari Al Hilal.
Sebelumnya, pihak Saudi Pro League menegaskan bahwa klub-klub di liga beroperasi secara independen.
“Setiap klub memiliki dewan pengurus, eksekutif, dan kepemimpinan sepak bola sendiri. Keputusan perekrutan dan pengeluaran berada di tangan klub, dalam kerangka keuangan yang sama,” tulis pernyataan resmi Saudi Pro League. (dtc)
Editor : Editor Satu