BARCELONA, METRODAILY – Lionel Messi dipastikan tidak terlibat dalam proses pemilihan Presiden Barcelona yang akan digelar pada 15 Maret 2026. Megabintang Argentina itu memilih menjaga jarak dari dinamika politik internal klub lamanya.
Mengutip laporan Sport, masa jabatan Presiden Barcelona saat ini, Joan Laporta, akan berakhir pada 21 Februari 2026.
Setelah itu, klub akan menggelar pemilihan presiden baru dengan dua kandidat yang sudah mengemuka, yakni Joan Laporta yang kembali mencalonkan diri serta Victor Font.
Baca Juga: Ketua TP PKK Siantar Liswati Tinjau Sejumlah UMKM, Dorong Inovasi dan Kreativitas
Dalam kampanyenya, Victor Font kerap menyebut nama Lionel Messi. Ia bahkan menyatakan akan menjadi pihak pertama yang menghubungi Messi jika terpilih sebagai presiden Barcelona.
Font juga dikabarkan menjanjikan peran khusus bagi Messi di dalam struktur klub setelah sang pemain memutuskan gantung sepatu. Messi dipandang sebagai legenda hidup Barcelona yang dinilai layak dilibatkan dalam masa depan klub.
Namun, Messi disebut tidak ingin ikut campur. Berdasarkan keterangan dari orang-orang terdekatnya, Messi sama sekali tidak melakukan kontak dengan kedua kandidat presiden Barcelona tersebut.
Baca Juga: Polres Siantar Sosialisasi ke Sopir di Terminal Tanjung Pinggir
Saat ini, Messi sepenuhnya fokus bersama Inter Miami. Musim Major League Soccer (MLS) 2026 akan dimulai pada akhir Februari, dan Messi tengah menjalani persiapan fisik untuk kembali tampil bugar.
Selain itu, Messi juga menjaga kondisi fisik dan mentalnya demi target besar berikutnya, yakni Piala Dunia 2026 bersama Timnas Argentina.
Meski diketahui masih memiliki keinginan untuk kembali dan menetap di Kota Barcelona suatu hari nanti, untuk saat ini Messi memilih menikmati kehidupan bersama keluarganya di Miami, jauh dari hiruk-pikuk politik klub Catalan. (dtc)
Editor : Editor Satu