LONDON, METRODAILY – Isu kepindahan Cole Palmer ke Manchester United mencuat di tengah musim yang tidak mudah bagi sang pemain.
Namun, manajer Chelsea Liam Rosenior memastikan Palmer tetap menjadi bagian penting klub dan tidak akan dilepas.
Palmer memang tengah menjalani periode sulit akibat cedera. Pemain internasional Inggris itu baru mencatatkan 13 penampilan bersama Chelsea musim ini dengan torehan lima gol.
Situasi tersebut memunculkan spekulasi bahwa Palmer mengalami homesick.
Pemain berusia 23 tahun itu merupakan kelahiran Manchester dan dikenal sebagai pendukung Manchester United sejak kecil, sehingga namanya dikaitkan dengan potensi hijrah ke Old Trafford.
Menanggapi rumor tersebut, Rosenior dengan tegas menyebut Palmer sebagai aset penting klub. Saat ditanya apakah Palmer berstatus untouchable dan bahagia di Chelsea, Rosenior menjawab singkat namun jelas.
“Iya, dan iya. Ini mudah,” kata Rosenior.
Rosenior menilai rumor tersebut tidak berdasar dan muncul akibat dinamika pergantian pelatih di klub.
“Cole adalah pemain luar biasa, seperti banyak pemain lain di tim ini. Saya tidak terkejut dengan timing rumor seperti ini. Manajer baru datang, lalu tiba-tiba ada narasi pemain tidak betah. Itu tidak benar,” ujarnya dikutip dari Sky Sports.
Ia juga menegaskan tidak ada pembicaraan internal terkait masa depan Palmer karena posisinya sudah jelas.
“Tidak ada alasan untuk memberikan jaminan apa pun dari direktur. Kabarnya muncul begitu saja, tidak ada dasarnya. Tidak ada gunanya membahas hal ini,” tegas Rosenior.
Baca Juga: Thailand Masters 2026: Lanny–Apriyani dan Rian–Rahmat Tembus 16 Besar
Menurut Rosenior, Palmer justru merasa nyaman dan terlibat aktif dalam rencana jangka panjang Chelsea.
“Cole sangat bahagia. Kami sering berdiskusi tentang bagaimana membuat tim ini lebih baik dan bagaimana dia bisa terus berkembang. Dia senang berada di sini dan ingin menjadi pemain Chelsea,” lanjutnya.
Rosenior menutup dengan menegaskan bahwa spekulasi transfer tidak selalu mencerminkan fakta di lapangan.
“Spekulasi memang tidak bisa dihentikan, tapi beberapa di antaranya sangat jauh dari kebenaran. Tidak ada gunanya membicarakan hal ini,” pungkasnya. (dtc)
Editor : Editor Satu