Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Disikat Bodo/Glimt, Reijnders Akui Manchester City Sedang Rapuh

Admin Metro Daily • Jumat, 23 Januari 2026 | 06:30 WIB
Gelandang Manchester City Tijjani Reijnders mengakui timnya sedang rapuh usai kekalahan 1-3 dari Bodo/Glimt di Liga Champions.
Gelandang Manchester City Tijjani Reijnders mengakui timnya sedang rapuh usai kekalahan 1-3 dari Bodo/Glimt di Liga Champions.

BODO, METRODAILY – Manchester City kembali menelan hasil mengejutkan di Liga Champions.

Tim asuhan Pep Guardiola takluk 1-3 dari Bodo/Glimt pada laga tandang Matchday 7 fase liga Liga Champions, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. Gelandang City, Tijjani Reijnders, mengakui kondisi timnya tengah rapuh dan tidak konsisten.

Dalam pertandingan yang digelar di Aspmyra Stadion, Manchester City tampil dominan dalam penguasaan bola, namun gagal memaksimalkan peluang.

Sebaliknya, Bodo/Glimt bermain efektif dan sempat mencetak tiga gol, bahkan satu gol tambahan mereka dianulir melalui tinjauan VAR.

City baru mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Rayan Cherki. Situasi semakin sulit bagi tim tamu setelah Rodri diganjar kartu merah, yang membuat City harus menyelesaikan laga dengan 10 pemain.

Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Manchester City, setelah sebelumnya tumbang di tangan Manchester United pada laga derby akhir pekan lalu.

Hasil tersebut membuat posisi City dalam perburuan tiket delapan besar Liga Champions kian terancam dan harus ditentukan pada laga terakhir fase liga.

Reijnders menegaskan kekalahan tersebut bukan disebabkan oleh sikap meremehkan lawan.

“Kami tidak pernah meremehkan mereka,” ujar Reijnders, dikutip dari Sky Sports.

Gelandang berdarah Indonesia itu menyebut City sebenarnya sudah memahami tantangan berat bermain di kandang Bodo/Glimt, terutama di lapangan rumput sintetis.

“Kami tahu mereka sangat kuat di kandang. Seharusnya kami bisa bermain jauh lebih baik, apalagi kami sedang mengejar tiket delapan besar. Sekarang semuanya harus ditentukan di laga terakhir,” ujarnya.

Baca Juga: Dugaan Kejahatan Kehutanan di Hulu Tapanuli, Auriga Laporkan PT TPL ke KLHK

Namun, Reijnders mengakui performa City saat ini jauh dari kata stabil.

“Saat ini kami rapuh. Kami tidak sekonsisten sebelumnya. Ini sesuatu yang harus segera kami perbaiki,” katanya.

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan tim di tengah situasi sulit.

“Yang paling penting sekarang adalah tetap bersatu sebagai tim, terutama di saat-saat sulit, dan terus melakukan hal-hal mendasar dengan baik,” tutup Reijnders. (dtc)

Editor : Admin Metro Daily
#liga champions #manchester city #Bodo Glimt #tijjani reijnders