CINA, METRODAILY — Atlet tarung campuran Indonesia mencatatkan prestasi gemilang di ajang 3rd AMMA Championships 2026.
Berlaga di Luzhou, China, kontingen Indonesia sukses membawa pulang empat medali, terdiri dari satu emas dan tiga perunggu, sekaligus menegaskan eksistensi Indonesia sebagai kekuatan baru MMA Asia.
Seluruh medali diraih atlet di bawah naungan Pengurus Besar Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB PERTACAMI).
Medali emas dipersembahkan Delvi Nurfadillah yang tampil dominan di kelas Traditional MMA 49 kg putri.
Baca Juga: Lisandro Martinez Sindir Balik Scholes & Butt Usai Derby Manchester
Sementara tiga medali perunggu masing-masing diraih oleh Vallensia Fahira Hotmauli (Modern MMA 54 kg putri), Maydelse Sitepu (Modern MMA 60 kg putri), dan Dwi Ani Retno Wulan (Traditional MMA 54 kg putri).
Delvi mengungkapkan momen krusial terjadi di partai final saat dirinya sempat terjatuh akibat takedown lawan. Namun ketenangan dan refleks hasil latihan menjadi kunci kemenangan.
“Momen paling menentukan terjadi di final ketika saya terkena takedown. Saya memilih tetap tenang dan percaya pada latihan, lalu mengambil peluang mengunci omoplata,” ujar Delvi dalam keterangan resmi PB PERTACAMI.
Baca Juga: 22 Ball Ganja dan 2 Pria Diamankan Polisi di Penyabungan Madina
Ketika lawan bertahan tanpa melakukan tap, Delvi melanjutkan transisi ke bow and arrow choke hingga wasit menghentikan pertandingan.
“Kunci kemenangan ada pada ketenangan, refleks latihan, dan kemampuan mengambil keputusan cepat di momen kritis,” tambahnya.
Prestasi di Luzhou semakin istimewa karena Delvi juga meraih penghargaan Most Outstanding Athlete, mempertegas kualitas atlet MMA Indonesia di level Asia.
Ketua Umum PB PERTACAMI sekaligus Presiden Global Association of Mixed Martial Arts (GAMMA), Tommy Paulus Hermawan, menilai hasil ini sebagai bukti keberhasilan pembinaan jangka panjang.
Baca Juga: 2 PJU di Polres Tanjungbalai Sertijab, Kasat Reskrim Dijabat AKP Bram Candra
“Prestasi di Luzhou menunjukkan atlet Indonesia tidak datang sekadar berpartisipasi, tetapi tampil sebagai penantang serius di level Asia,” kata Tommy.
“Empat medali yang diraih, ditambah penghargaan Most Outstanding Athlete untuk Delvi, menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan kami berada di jalur yang tepat,” lanjutnya.
Capaian ini sekaligus menjadi modal penting menuju Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi–Nagoya, Jepang, dengan harapan MMA Indonesia mampu berbicara lebih banyak di pentas multievent terbesar Asia. (dtc)
Editor : Editor Satu