Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Mbappe Larang Pemain Madrid Hormati Barcelona, Sikapnya Tuai Kecaman

Editor Satu • Selasa, 13 Januari 2026 | 10:50 WIB
Kylian Mbappe terlihat berbicara dengan rekan setimnya usai Real Madrid kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol 2026.
Kylian Mbappe terlihat berbicara dengan rekan setimnya usai Real Madrid kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol 2026.

JEDDAH, METRODAILY — Kekalahan Real Madrid dari Barcelona di final Piala Super Spanyol 2026 tak hanya menyisakan luka di papan skor, tetapi juga memicu kontroversi di luar lapangan.

Kylian Mbappe disebut melarang rekan-rekannya memberikan guard of honour kepada Barcelona usai laga.

Real Madrid tumbang 2-3 dari Barcelona pada partai final yang digelar di King Abdullah Sports City, Senin (12/1/2026) dini hari WIB.

Tiga gol Barcelona dicetak melalui dua gol Raphinha dan satu gol Robert Lewandowski, sementara Madrid hanya mampu membalas lewat Vinicius Junior dan Gonzalo Garcia.

Kekalahan tersebut menjadi yang kedua secara beruntun bagi Real Madrid dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Pada edisi 2025, Los Blancos juga takluk telak 2-5 dari rival abadinya di stadion yang sama.

Tensi panas terlihat usai pertandingan. Jelang prosesi pengalungan medali juara untuk Barcelona, Mbappe terekam kamera berbicara dengan nada kesal kepada rekan-rekannya.

Mengutip laporan Forbes, jurnalis Alfredo Martinez menyebut Mbappe berupaya mengajak pemain Real Madrid menolak memberikan guard of honour atau penghormatan kepada Barcelona yang bersiap menerima medali juara.

Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, Mbappe tampak membuat gestur tangan sambil berjalan ke belakang, sementara sejumlah pemain Madrid terlihat kebingungan.

Pada akhirnya, Real Madrid memang tidak memberikan penghormatan kepada Barcelona.

Sikap Mbappe tersebut langsung menuai kritik dari publik dan pengamat, yang menilai kapten timnas Prancis itu menunjukkan perilaku tidak sportif dalam kekalahan.

Di laga final ini, Mbappe sendiri baru dimainkan pada babak kedua. Ia masuk menggantikan Gonzalo Garcia, namun gagal memberikan dampak berarti.

Data Sofascore mencatat Mbappe tidak melepaskan satu pun tembakan selama 14 menit berada di lapangan, dan tak mampu membantu Real Madrid mengejar ketertinggalan.

Kemenangan ini semakin menegaskan dominasi Barcelona atas Real Madrid di era pelatih Hansi Flick.

Dari enam pertemuan terakhir, Barcelona mencatat enam kemenangan dan hanya sekali kalah dari Los Blancos.

Gelar Piala Super Spanyol 2026 juga menjadi trofi keempat yang dipersembahkan Flick untuk Barcelona.

Pelatih asal Jerman itu masih berpeluang menambah koleksi gelar musim ini, dengan Barcelona tetap bersaing di LaLiga, Liga Champions, dan Copa del Rey.

Sebaliknya, Real Madrid bersama Mbappe baru mengoleksi dua gelar musim ini, yakni Piala Super Eropa dan Piala Interkontinental—dua ajang yang tidak diikuti Barcelona. (Dtc)

Editor : Editor Satu
#barcelona #Piala Super Spanyol 2026 #real madrid #kylian mbappe