LONDON, METRODAILY – Manajer Manchester City Pep Guardiola menilai kemenangan timnya atas Crystal Palace sebagai sinyal positif, meski mengakui laga tersebut berjalan sulit.
City sukses menaklukkan tuan rumah Palace dengan skor 3-0 pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Selhurst Park, Minggu (14/12/2025) malam WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Erling Haaland menjadi inspirator kemenangan The Citizens dengan mencetak dua gol, satu di antaranya melalui titik penalti. Satu gol lainnya disumbangkan oleh Phil Foden.
Guardiola mengakui Palace memberikan perlawanan sengit dan membuat City berada dalam tekanan, terutama pada babak pertama.
Tuan rumah bahkan nyaris mencetak gol setelah dua tembakan Adam Wharton dan Yeremy Pino membentur mistar gawang.
Secara statistik, Palace tercatat lebih agresif dengan 16 percobaan tembakan (4 tepat sasaran), sementara Manchester City hanya mencatatkan tujuh tembakan (6 on target) sepanjang pertandingan.
“Pertandingan ini sangat sulit. Mereka tim yang sangat tangguh,” ujar Guardiola dikutip dari Sky Sports.
“Setiap kali kami bermain melawan Palace, selalu sulit—secara fisik, transisi permainan, dan cara mereka bertahan.”
Kemenangan ini terasa spesial karena Manchester City menjadi salah satu dari dua tim yang mampu mengalahkan Crystal Palace di delapan laga kandang pertama mereka musim ini, setelah Manchester United.
Meski meraih kemenangan meyakinkan, Guardiola menegaskan performa City belum sepenuhnya berada di level terbaik dan masih membutuhkan banyak perbaikan.
“Kami masih harus memperbaiki banyak hal. Pertandingan sebelumnya memberi saya sinyal bahwa kami belum sepenuhnya siap, bukan soal mentalitas, tetapi bagaimana kami mendekati pertandingan tertentu,” katanya.
Namun demikian, Guardiola tetap puas dengan hasil yang diraih timnya.
“Mereka memang masih muda, tapi kami tahu betapa kuatnya Palace. Bisa menang 3-0 di sini adalah hasil yang sangat bagus bagi kami,” pungkas pelatih asal Spanyol tersebut. (Dtc)
Editor : Editor Satu