Dortmund langsung mengambil inisiatif permainan dengan agresivitas tinggi, mencatat 11 attempts dan 6 on target.
Kebuntuan baru pecah pada injury time babak pertama, ketika Serhou Guirassy memanfaatkan bola liar hasil situasi sepak pojok untuk membawa Dortmund unggul 1-0.
Baca Juga: “Benar-Benar Tak Berguna?” Patrick Dorgu Dihujat Habis Usai MU Kalah dari Everton
Memasuki babak kedua, Villarreal makin tertekan setelah Juan Foyth diganjar kartu merah pada menit ke-52 usai menahan bola dengan tangan di garis gawang.
Dortmund mendapat penalti, namun tembakan Guirassy ditepis Luiz Junior. Beruntung, bola rebound kembali disambar Guirassy yang akhirnya menggandakan keunggulan 2-0.
Unggul jumlah pemain membuat Dortmund semakin nyaman. Hanya enam menit berselang, tekanan Dortmund berbuah gol ketiga setelah bola sapuan Thomas Partey mengenai badan Karim Adeyemi dan masuk ke gawang sendiri.
Baca Juga: 2026, Insentif Guru Honorer Naik Jadi Rp400 Ribu
Dortmund sebenarnya punya peluang memperlebar kemenangan lewat penalti menit ke-82, tetapi sepakan Fabio Silva membentur mistar.
Menjelang laga usai, Dortmund memastikan kemenangan telak 4-0. Daniel Svensson menyundul umpan silang Pascal Gross pada menit ke-90, menegaskan dominasi tuan rumah.
Dengan hasil ini, Dortmund mengoleksi 10 poin dari lima laga dan nyaman di posisi keempat klasemen Liga Champions.
Sementara Villarreal terpuruk di posisi ke-34 dengan hanya 1 poin dan masih tanpa kemenangan. (dtc)