MANCHESTER, METRODAILY – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, meminta skuadnya tidak larut dalam kekecewaan setelah kalah dari Everton meski unggul jumlah pemain. MU tumbang 0-1 dalam lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Selasa (25/11/2025) dini hari WIB.
Gol tunggal Kiernan Dewsbury-Hall di babak pertama memastikan MU kehilangan tiga poin penting. Ironisnya, Everton sudah bermain dengan 10 orang sejak menit ke-13 usai Idrissa Gueye langsung dikartu merah karena insiden internal dengan rekannya sendiri.
Meski situasinya menguntungkan, MU gagal membalikkan keadaan dan justru tampil kurang menggigit. Seusai laga, Amorim menegaskan timnya harus menatap ke depan.
"Kami tidak bisa mengubah yang lampau. Kami tidak bisa menangis sekarang dan memikirkan masa lalu," ujar Amorim, dikutip dari situs resmi klub.
Minta MU Bermain Lebih Intens
Amorim menegaskan ada banyak hal yang harus segera dibenahi, terutama soal intensitas permainan. Ia menyebut Bruno Fernandes dan kawan-kawan harus tampil lebih agresif dan konsisten jika ingin kembali ke papan atas.
"Kami perlu mempersiapkan diri, memperbaiki banyak hal. Yang terpenting adalah memahami bahwa kami harus memainkan setiap pertandingan dengan intensitas tinggi untuk menang," katanya.
Kekalahan ini membuat MU berada di peringkat ke-10 klasemen dengan 18 poin, hanya unggul produktivitas atas Everton yang berada satu tingkat di bawahnya. (dtc)