Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Roma Kokoh di Puncak Klasemen, Gasperini Disulap Jadi Penyihir

Editor Satu • Rabu, 26 November 2025 | 06:40 WIB

Mural Gasperini sebagai ‘penyihir’ di Roma usai Giallorossi memuncaki klasemen Serie A.
Mural Gasperini sebagai ‘penyihir’ di Roma usai Giallorossi memuncaki klasemen Serie A.

ROMA, METRODAILY — AS Roma makin percaya diri menatap persaingan Scudetto. Kemenangan 3-1 atas Cremonese pada pekan ke-12 Serie A menegaskan posisi Giallorossi di puncak klasemen, sekaligus memicu euforia publik ibu kota yang memvisualkannya lewat mural Gian Piero Gasperini sebagai seorang “penyihir”.

Tampil di Stadion Giovanni Zini, Minggu (23/11/2025) malam WIB, Roma mencetak tiga gol melalui Matias Soule, Evan Ferguson, dan Wesley Franca.

Cremonese hanya mampu membalas lewat Francesco Folino. Tiga poin ini menjadi kemenangan kesembilan Roma musim ini.

Baca Juga: Guardiola Ngamuk di Newcastle, Lalu Minta Maaf Sambil Mengaku Malu

Dengan 27 poin, Roma memimpin sendirian. Mereka unggul dua angka dari Napoli dan AC Milan yang membuntuti di posisi dua dan tiga, sementara Inter Milan dan Bologna mengintai dengan 24 poin.

Kebangkitan Roma di tangan Gasperini membuat publik kota semakin antusias.

Di salah satu sudut kota, muncul mural pelatih berusia 67 tahun itu digambarkan sebagai penyihir lengkap dengan kuali raksasa berisi tiga “ramuan ajaib”: grinta (keuletan), cuore (hati), dan sudore (keringat).

“Luar biasa, tapi membingungkan! Bahan-bahannya fantastis. Saya setuju itu yang kita butuhkan, lalu kita bisa menambahkan sedikit bumbu dan garam,” ujar Gasperini kepada DAZN Italia, sambil tertawa menanggapi mural tersebut.

Baca Juga: Tekuk Inter, AC Milan Kirim Sinyal Serius Perebutan Scudetto!

Setelah hampir tujuh tahun berkutat di papan tengah dan absen dari Liga Champions, Roma kini kembali menjadi kandidat juara. Gasperini menekankan bahwa mimpi Scudetto bukan hal yang mustahil.

“Kami ingin terus bermain seperti ini. Bermimpi berada di posisi seperti ini adalah hal yang wajar, walaupun hanya sedikit mimpi yang benar-benar menjadi kenyataan. Kami akan berusaha mempertahankan mimpi ini selama mungkin,” tegasnya.

Ujian berat menanti dalam waktu dekat. Roma akan menjamu pemimpin klasemen sementara Liga Europa, Midtjylland, pada Jumat (28/11/2025) pukul 00.45 WIB, sebelum bentrok dengan Napoli di Serie A tiga hari berikutnya.

Roma kini menghadapi pertanyaan besar: apakah “sihir” Gasperini bisa bertahan hingga akhir musim? (dtc)

Editor : Editor Satu
#gasperini #serie a #mural #as roma